Manager Penjualan PT Pegadaian (Persero) Area Jambi Cluster Bengkulu Muhammad Ridho

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – PT Pegadaian (Persero) khususnya di Provinsi Bengkulu meminta kepada seluruh masyarakat untuk terus mewaspadai penipuan online yang berkedok lelang mengatasnamakan Pegadaian.

Begitu banyak cara yang beredar di media sosial seperti di Facebook, Instagram, WA dll yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, ungkap Manager Penjualan PT Pegadaian (Persero) Area Jambi Cluster Bengkulu Muhammad Ridho, pada Sabtu (21/3/2020)

“Cara yang mereka lakukan adalah dengan menjual barang lelangan seperti emas maupun elektronik dengan harga yang sangat murah dan jauh dari harga pasaran, sehingga membuat masyarakat jadi tergiur dan melakukan transaksi pembelian dengan cara mentransfer uang ke rekening pelaku,” jelas Ridho.

Sambungnya, untuk meyakinkan calon korban, pelaku biasanya memakai akun media sosial yang mirip dengan akun resmi media sosial Pegadaian. Selain itu pelaku Juga memakai nama karyawan Pegadaian yang dipalsukan.

“Bahwa untuk lelang di Pegadaian hanya dilakukan di outlet-outlet yang ada di Provinsi Bengkulu dan kalau ada program Bazar dilakukan di tempat-tempat keramaian sepertu di mall. Sampai saat ini Pegadaian tidak pernah melakukan lelang secara online baik itu di Provinsi Bengkulu maupun di seluruh daerah di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Ridho menjelaskan, agar terhindar dari berbagai bentuk tindak penipuan berikut ada beberapa tips yang dapat diikuti oleh masyarakat:

Pertama, masyarakat dimohon agar melakukan transaksi lelang Pegadaian secara langsung di outlet-outlet atau pun ketika ada bazar Ielang atau pameran di pusat keramaian.

Kedua, Pegadaian tidak pernah menjual harga jauh di bawah harga pasar. Oleh karenanya apabila ada penawaran harga yang sangat jauh dan harga pasar itu biasanya merupakan ciri tindak penipuan, pemalsuan, atau pun barang tersebut merupakan hasil kejahatan.

Ketiga. apabila masyarakat mendapatkan informasi terkait adanya Ielang atau bazar yang dilakukan pegadaian, dimohon agar melakukan konfirmasi ke outlet-outlet Pegadaian terdekat.

Keempat, seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu dimohon tidak mentransfer uang ke rekening yang tidak dikenal. [Soprian]