PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Salah seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kota Bengkulu inisial IP (18) warga asal Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan terpaksa merasakan dinginnya ubin penjara setelah ditangkap Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu atas kasus dugaan penganiayaan terhadap anak.

Data terhimpun, dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu 7 maret 2020 sekira pukul 03.00 WIB di kosan terduga pelaku yang berlokasi di Jalan Dempo 1 RT20 RW05 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu agung Kota Bengkulu. Ketika itu korban dan temannya sedang main dikosan terduga pelaku. Kemudian terjadi adu mulut antara korban dan terduga pelaku, lalu terduga pelaku memukul muka, bibir dan menendang perut korban serta mencekik korban. Keributan antar keduanya itu kemudian dilerai oleh teman korban dan teman kosan pelaku. Setelah itu, korban dan temannya pulang ke rumah.

Kanit Pidum Polres Bengkulu Ipda Ayang Putra Pratama, Rabu (18/3/2020) mengatakan setelah mendapatkan laporan dari korban dengan Nomor : LP / B – 260 / III / 2020 / BKL / RES BKL, tanggal 07 Maret 2020. Pihaknya kemudian berkordinasi dengan tim untuk melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku. Dan pada Minggu15 maret 2020 sekira pukul 23.00 WIB terduga pelaku berhasil diamankan. Kronologis penangkapannya yaitu anggota opsnal dan piket Reskrim yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Ayang Putra Lratama, S.Tr.K mendatangani kosan terduga pelaku kemudian langsung mengamankan pelaku untuk dibawa ke Polres Bengkulu untuk dimintai keterangan.

“Terduga pelaku sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bengkulu,” kata Kanit Pidum.[Anto]