PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bengkulu setelah diserahterimakan pengelolaan taman pasir putih dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) ke Pemkot Bengkulu tanggal 18 Maret 2020 langsung merancang program.

Ini disampaikan Plt Kapala (Dispar) Kota Bengkulu H Amrullah SP yang berencana akan mengisi taman pasir putih itu dengan acara-acara hiburan rakyat.

“Insya Allah kalau direstui oleh walikota, kami berencana untuk mengisi taman pasir putih itu dengan mengadakan acara-acara hiburan rakyat agar suasana pariwisata di sana betul-betul hidup,” ujar Amrullah, pada Jumat (20/3/20).

Ditambahkan Amrullah, Dispar masih fokus dalam mengelola taman pasir putih ini terkait pendapatan asli daerah (PAD).

“Kategori pengelolaan itu sepertu penempatan pedagang sesuai auning yang ada, kebersihan, perawatan bangunan dan lainnya. Sekarang sudah terbentuk kelompok pedagang di sana,” ujar Amrullah.

Sambungnya, target PAD dari 12 auning itu untuk sementara ini Rp 12 juta pertahun atau Rp 1 juta per auning. Sedangkan dari WC umum yang ada di sana targetnya Rp 750 ribu pertahun.

“Memang kecil, sebelum diubah perdanya, kita tidak bisa merubah PAD nya. Mau dimusyawarahkan dulu. Memang PAD nya tidak sebanding dengan biaya pembangunannya yang mencapai miliaran rupiah. Tapi yang penting pedagang senang dan bahagia. Target kita kan mewujudkan misi walikota untuk membahagiakan masyarakat,” kata Amin Wendo, sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan sesuai dengan keinginan pengunjung dan para pedagang di kawasan pantai panjang, mereka berharap betul adanya hiburan rakyat di lokasi taman pasir putih itu.

“Hiburan rakyat itu bisa seperti pentas seni, konser, pertunjukan dari sanggar-sanggar seni, dol dan lainnya. Mungkin kita juga akan kerjasama dengan dinas pendidikan Kota Bengkulu,” kata Roni.

Dispar Kota Bengkulu tahun depan juga berencana untuk menambah fasiltas dan sarana prasarana di taman pasir putih seperti taman-teman bunga, patung-patung binatang dan lainnya.

“Kita sudah banyak melihat wisata-wisata di tempat lain. Kita harus berinovasi melihat perkembagan terkini,” ujar Amir.

Namun untuk saat ini Pihak Dispar Kota Bengkulu juga mengimbau kepada masyarakat atau pengunjung tempat-tempat wisata agar tetap waspada dengan isu penyebaran virus corona.

“Masyarakat agar lebih sefti saat berkunjung ke tempat wisata, hindari berjabatan tangan, berkumpul dengan banyak orang dan disarankan menggunakan masker dan selalu mencuci tangan dengan sabun atau handsanitiser,” tutupnya [Soprian]