Ilustrasi.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu sampai saat ini masih menunggu Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu yang harusnya 2019 awal triwulan dua.

“Banyak DBH Pajak dari Provinsi ke pemerintahan daerah belum terealisasi, padahal pusat sudah pengucuran dana tersebut,” jelas Ketua Komisi I DPRD Kota Teuku Zulkarnain kepada PedomanBengkulu.com, Minggu (08/03/2020).

Informasi lebih lanjut, pelunasan DBH tersebut akan dilakukan oleh Pemprov pada triwulan dua tahun 2019, sehingga Pemkot masih akan menunggu janji pemprov akan pencairannya.

“DBH pajak tersebut seharusnya triwulan dua tahun 2019 sudah masuk artinya April, Mei sudah masuk. Faktanya ? Duitnya kemana, sampai saat ini belum ada,” pungkasnya.

“DBH pajak yang belum di realisasikan oleh pemprov Bengkulu, sedangkan dari pusat sudah pengucuran,” tegas Teuku.

“Hal ini dirasakan oleh Pemkot Bengkulu, kapan pencairannya, kami berharap segera direalisasikan. Uangnya kemana kalau memang sudah ada gampang belanjaPnya, yang pasti akan kita gunakan untuk pembangunan berbagai bidang,” katanya.

DBH terhutang oleh Pemprov Bengkulu juga terjadi di kabupaten/kota lainnya selain Kota Bengkulu. Dijelaskan oleh Teungku Wisnu, bahwa hutang DBH harus dibayarkan Pemprov karena merupakan hutang dari pajak. [Soprian]