Pedomanbengkulu.com, Seluma – Polres Seluma melakukan pemantauan terhadap kenaikan harga bahan pokok, jelang memasuki bulan ramadhan. Pemantauan dilakukan dengan cara melakukan pendataan harga terkini, dan berkordinasi dengan pihak Dinas Perindag Kabupaten Seluma dan Bulog. Adapun saat ini salah satu bahan pokok yang mengalami kenaikan adalah gula pasir, yang semula dari Rp13.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana,  Minggu (15/3/2020) mengatakan, kenaikan harga pangan tidak hanya disebabkan karena mendekati bulan ramadhan, melainkan juga merupakan imbas dari virus Corona (COVID-19).

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga bahan pokok, maupun adanya imbas dari wabah virus corona.

“Hanya pemantuan harga sembako, saat ini imbas dari global masalah virus (corona). Saya juga sudah berkordinasi dengan Pemkab, apa langkah-langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi itu,” jelas Nyoman.

Seperti diberitakan sebelumnya, harga gula pasir di Kabupten Seluma mengalami kenaikan, seperti yang juga dialami daerah lain di provinsi Bengkulu. Pedagang pun mengeluhkan kenaikan harga yang berdampak dengan berkurangnya jumlah pembeli.

“Tinggal inilah sekarang, biasanya kan seminggu habis setiap saya stok satu karung, sekarang tidak lagi karena harganya naik. Banyak warga yang katanya tidak mau beli gula dulu,” ujar Eli yang berjualan di Pekan Tais, kelurahan Talang Saling. [IT2006]