Pedomanbengkulu.com Rejang Lebong- Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu, Elva Hartati menyampaikan untuk rekomendasi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Rejang Lebong yang akan diusung dalam pilkada akan dikeluarkan pada akhir bulan Maret 2020. Ia Juga menyampaikan bahwa calon yang akan diusung harus sesuai dengan mekanisme Partai yakni harus melalui proses dari DPC.

“Rekomendasi akan keluar akhir bulan ini. Untuk nama yang diusulkan oleh DPD ke DPP sesuai dengan yang direkomendasikan oleh DPC. Tidak ada yang pangkas pangkas di atas, harus sesuai dengan mekanisme yang ada di partai kita, harus mendaftar dari bawah,” kata Elva.

Elva juga menyampaikan bahwa orang yang akan direkomendasikan oleh PDIP dalam pilkada ini berdasarkan Survei, visi misi dan komitmen dengan partai.

“DPP yang menilai berdasarkan Survei, Kalau survei tidak ada bagaimana mau direkomendasikan. Kita di PDIP sendiri siapa yang mendaftar dia yang survei. Masa kita yang punya partai kita yang keluarkan dana untuk survei, ya calon lah yang mendanai survei. Visi misi kandidat juga harus sesuai dengan partai, termasuk komitmen dengan partai. Nanti ujuk-ujuk kita rekomendasikan tapi tidak ada komitmen untuk partai kita. Kalau kader pun kalau tidak bisa diangkat bagaimana? Kita realistis aja,” kata Elva.

Terpisah Ketua DPC PDIP Rejang Lebong Surya ST menyampaikan bahwa ada 7 calon yang mendaftarkan secara resmi dan sudah dilakukan pemberkasan dan sudah disampaikan ke DPP. Kandidat Bacakada yang resmi mendaftara ke PDIP RL yakni Robiansyah, Syamsul Efensi, Hendra Wahyudiansyah, M Fikri, Putrado Herliansyah dan Heri Aprianto.

“7 Calon ini sudah pemberkasan ke DPP, Kita juga sudah dipanggil dan Visi misi masing masing kandidat sudah dilihat semua oleh DPP. Tidak ada yang kita tinggalkan dan semuanya sudah tau. Dari awal sudah jelas bahwa pendaftaran dilakukan dari DPC dan kita merekomendasikan ke DPD dan diteruskan ke DPP. Jadi tidak bisa Ujuk-ujuk langsung dari DPP. Kalaupun nanti rekomendasi dikeluarkan diluar 7 nama yang kita usulkan ini, itu rezeki dia. Tapi sampai sekarang yang kita tau tidak ada yang potong kompas langsung dari DPP” kata Surya. [Julkifli Sembiring]