PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Memasuki hari  libur keempat sekolah setelah surat edaran yang dikeluarkan oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan pada tanggal 15 Maret 2020 yang lalu, perihal maraknya penyebaran Virus Corona Disease (Covid-19).

“Walaupun libur saya tetap belajar, mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dan sekarang lagi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia,” ujar salah satu murid kelas lX B asal Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 22 Kota Bengkulu Nanda Lidia Putri.

Ia mengkapkan sejak hari pertama libur sampai hari keempat ini ia tetap belajar mandiri dan didampingi oleh kedua orang tuanya.

“Belajar mandiri sesuai dengan arahan bapak Walikota Bengkulu Helmi Hasan, belajar berdasarkan kurikulum dan jadwal dari sekolah seperti biasanya, dan jangan berpergian di tempat keramaian, agar tidak tertular atau menularkan Corona,” ujarnya.

Sebelumnya terlansir, dalam rangka menjaga dan melindungi masyarakat Kota Bengkulu serta memperhatikan perkembangan kasus penyebaran virus Corona (Covid-19), Walikota Bengkulu menginstruksikan sebagai berikut:

1. Meliburkan sekolah TK/RA/PAUD, SD/Ml. SMP/MTS. LKP dan PKBM di Kota Bengkulu dan mengganti dengan kegiatan belajar di rumah selama 14 hari ke depan.

2. Menghimbau kepada SMA/MA/SMK, dan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Kota Bengkulu untuk meliburkan siswa atau mahasiswa selama 14 hari ke depan.

3. Dinas Pendidikan Kota Bengkulu untuk tetap memantau aktivitas guru di setiap satuan pendidikan dalam memastikan pelayanan proses belajar mengajar selama siswa beraktivitas di rumah dengan memaksimalkan pemanfaatan alat-alat digital (smart phone, gadget dan sejenisnya).

4. Menunda seluruh kegiatan di luar lomba-lomba pendidikan dan lomba lainnya.

5. Menghindari berjabat tangan, cipika cipiki diganti dengan Salam Hidayah.

6. Meyakini virus ini adalah ciptaan Allah (Tuhan). Bagi ummat Islam selalu perbarui wudhu. Perbanyak infaq/shadaqah, berpuasa, berdoa dan ikhtiar agar Kota Bengkulu dijauhkan dari virus corona. [Soprian]