Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Aktivitas kendaraan bus angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Tipe A Simpang Nangka Kabupaten Rejang Lebong mengalami penurunan cukup signifikan pasca merebakanya wabah virus Corona di Indonesia.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Simpang Nangka, Edi Azhari mengatakan, saat ini setiap harinya hanya terdapat berkisar 10 kendaraan yang singgah ke terminal tersebut dari sebelumnya belasan kendaraan baik yang beragkat maupun yang datang.

“Sejak pertengahan Maret, sudah terjadi penurunan arus bus AKAP di terminal ini, jika sebelumnya sekitar 17 kendaraan rata-rata per hari, sekarang ini hanya berkisar 10 kendaraan, kadang yang datang hanya sekitar 3 kendaraan, yang berangkat sekitar 4 sampai 6 kendaraan,” kata Edi, Rabu (1/4).

Selain penurunan intensitas bus, Edi juga menyampaikan jumlah penumpang juga mengalami penurunan baik terutama yang keluar dari wilayah Bengkulu. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 1 PO bus yang telah menghentikan aktivitasnya yakni PO Bus Putra Simas jurusan Bengkulu Medan.

“Bus yang masuk ke terminal rata rata dari dari Pekan Baru, Padang dan dari Jakarta, sedangkan penumpang yang berangkat sendiri kebanyakan dari Bengkulu. Untuk jumlah penumpang bus sendiri hanya berkisar puluhan orang dari sebelumnya ratusan orang, seperti per 31 Maret kemarin penumpang berangkat sebanyak 839 orang dengan 5 kendaraan dan kedatangan sebanyak 31 penumpang dengan 3 kendaraan. Saat ini sudah ada satu PO (Perusahaan Otobus,red) yang tidak masuk ke terminal atau tidak beroperasi selama empat hari terakhir, yakni PO Putra Simas jurusan Medan,” bebernya.

Di sisi lain Edi menambahkan, dalam upaya pencegahan Covid-19, bersama pihak terkait, setiap bus yang masuk ke tersminal tersebut dilakukan pengecekan terhadap para penumpang serta dilakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh bagian kendaraan.[Julkifli Sembiring]