Ilustrasi

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu sampai saat ini masih menunggu Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Anggaran yang seharusnya sudah diserahkan sejak 2019 tersebut sampai saat ini belum masuk dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Hal ini terungkap dalam surat permohonan yang ditulis oleh Walikota Bengkulu H Helmi Hasan.

Dalam surat permohonan kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah itu, Walikota meminta agar Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat segera membayarkan DBH Triwulan IV tahun 2019 kepada Pemkot Bengkulu.

Mempedomani Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 33 tahun 2004, tentang perimbangan keuangan antara pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Dalam rangka mengoptimalkan pendapatan hasil daerah di Kota Bengkulu, dimana salah satu yang termasuk didalamnya bagi hasil dari pajak Provinsi Bengkulu,” tulisnya dalam surat permohonan, pada Senin (6/4/2020).

Dengan demikian, tambah Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Pemkot Bengkulu memohon kepada Gubernur Bengkulu untuk dapat merealisasikan DBH pajak dari provinsi yang belum direalisasikan oleh pemprov bengkulu kepada Pemkot Bengkulu.

Anggota DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain mengatakan, DBH telah diserahkan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“DBH pajak tersebut seharusnya triwulan dua tahun 2019 sudah masuk artinya April atau Mei sudah masuk. Faktanya? Duitnya kemana, sampai saat ini belum ada,” kata Teuku.

Ia menjelaskan, dana tersebut sangat dibutuhkan mengingat saat ini Pemerintah Kota Bengkulu tengah membutuhkan banyak anggaran.

“Kami berharap segera direalisasikan karena Uluangnya sangat kita butuhkan untuk pembangunan berbagai bidang,” katanya.

Teuku menambahkan, DBH terhutang oleh Pemprov Bengkulu juga terjadi di kabupaten/kota lainnya selain Kota Bengkulu.

“Utang DBH harus dibayarkan Pemprov karena merupakan hutang dari pajak,” tutupnya.

Sayangnya, hingga berita ini dilansir, Gubernur Bengkulu H Rohidin Mersyah yang dihubungi melalui pesan Whatsapp belum memberikan respon atas permasalahan ini. [Soprian]