PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Terkait kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pegawai koperasi harian di Kabupaten Bengkulu Tengah terpaksa dirumahkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan, Kamis (02/04/2020).

Virus Corona yang menyebar di setiap penjuru wilayah saat ini, membuat berbagai lapisan masyarakat mengalami kemerosotan. Di Kabupaten Bengkulu Tengah, berbagai perusahaan dan usaha mandiri terpaksa melakukan lockdown. Setelah perusahaan-perusahan besar hari ini usaha mandiri Koprasi Harian yang terletak di Seri Kuncoro kecamatan Pondok Kelapa, terpaksa merumahkan karyaman sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Disampaikan salah satu karyawan koprasi Isman E (30), kepada PedomanBengkulu.com dengan kondisi dirumahkan. Ia mengeluh dengan keadaan saat ini yang penghasilan perbulannya hannya mendapat gaji Rp 1.800.000 setelah dirumahkan tidak tahu bagai mana dalam waktu berapa bulan ke depan.

“Hari ini karyawan hampir semuanya dirumahkan, hanya 3 orang bagian kantor sebagai pengurus saja yang belum diliburkan” terangnya.

Ia juga menjelaskan sejak dikeluarkannya kebijakan OJK, pendapatan atau tagihan perharinya pun terus merosot.

“Kami terpaksa diliburkan, karna pendapatan tagihan setiap harinya terus menurun” jelas Isman.

Isman berharap keadan saat ini tidak berlangsung lama. Sebab akan sangat berpengaruh kepada masyarakat kecil menengah.

“Harapan kita ini, tidak berlangsung lama” tutupnya. [Hendri Suwi]