Dempo Xler

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Dempo Xler meminta kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk membuka data dan riwayat pasien positif terjangkit virus Corona (Covid-19) ke publik. Hal ini menurutnya, penting agar masyarakat dapat mawas dan melindungi dirinya dari kemungkinan tertular.

“Kita meminta data pasien dan riwayat pasien corona di buka ke publik. Dengan terbuka ini publik tahu dan publik bisa melindungi diri dari kemungkinan tertular,” kata Dempo, Kamis (9/4/2020).

Menurutnya, keterbukaan tersebut setiap pasien untuk mendapatkan perlakuan yang sama. Karena ketika pasien pertama yang positif di umumkan langsung oleh Gubernur secara terbuka maka publik tidak saling curiga dan tidak menimbulkan fitnah.

Oleh karenanya, baik nama, asal aktivitas, dan riwayat perjalanan untuk dapat disampaikan dengan publik agar masyarakat tetap dapat melindungi dirinya dari kemungkinan tertular.

“Dengan dibuka ke publik agar publik tidak saling curiga dan tidak timbul fitnah, terutama terhadap kawan-kawan jurnalis yg membuat berita jangan sampai jurnalis nanti malah mendapatkan fitnah dari publik karena dianggap tidak memberikan informasi yang valid,” katanya.

Dempo menjelaskan, penyakit corona bukanlah aib. Penyakit tersebut sama halnya dengan flu, sakit jantung, dan malaria. Oleh sebab itu, masyarakat harus diedukasi bahwa wabah ini bukan aib.

“Virus ini bisa sama menular ke jamaah tablig, jamah NU, jamaah Muhamadiah, anggota partai, PNS, atau sanak gubernur. olehnya, mari kita lindungi masyarakat yang belum terkena, sembuhkan yang sudah terkena, dan mari saling suport berfikir positif untuk sama-sama melawan wabah corona ini,” ungkapnya. [Medi Muamar]