Pedomanbengkulu.com, Seluma – Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) dilakukan Polres Seluma jelang memasuki bulan Ramadhan. Salah satu sasarannya adalah peredaran dan produksi minuman keras jenis tuak, yang masih saja beroperasi.

Salah satu sasaran yakni tempat produksi minuman keras jenis tuak milik WO (37) yang beralamatkan di Desa Purbosari, Kecamatan Seluma Barat. Petugas yang dipimpin Kabag Ops Kompol Budi Hartono, berhasil mengamankan tuak dengan total 750 liter pada, Senin (20/4/2020).

Tak hanya menyita tuak yang disimpan di dalam drum dan jerigen, petugas juga menyita berbagai jenis peralatan yang digunakan untuk memproduksi tuak, yakni angkong, corong plastik, kayu aru, dan satu unit kendaraan roda empat.

“Benar kami baru saja melakukan operasi pekat, dan hasilnya kami menyita minuman keras jenis tuak yang sedang dalam tahap produksi, jumlah totalnya 750 liter” jelas Kapolres Seluma, AKBP I Nyoman Mertha Dana, Selasa (21/4/2020).

Nyoman menambahkan, pemilik akan diberi sanksi berupa dikenakan tindak pidana ringan. Pemilik juga diminta tidak lagi melakukan produksi minuman hasil fermentasi tersebut.

“Nanti dari Polres Seluma akan langsung memproses persidangan tipiring terharap pemiliknya, di Pengadilan Negeri Tais,” jelas Nyoman.

Penertiban terhadap berbagai macam jenis penyakit masyarakat, akan terus dilakukan Polres Seluma, dalam memasuki bulan ramadhan. Langkah tersebut juga dilakukan dalam rangka upaya pembatasan jarak, di tengah pandemi Covid-19. [IT2006]