Pedomanbengkulu.com, Seluma – Pelayanan pendaftaran dan pencatatan akad nikah di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Seluma, tidak akan dilakukan selama April 2020. Kemenag Kabupaten Seluma memutuskan untuk menunda sementara pelayanan akad nikah, karena adanya wabah Covid-19.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Seluma, Herman Yatim menyatakan, penundaan ini dilakukan untuk mengikuti maklumat pemerintah yang mencegah aktivitas berkumpulnya banyak orang di satu tempat.

“Kita pending dulu khusus bulan April, karena ini menyangkut situasi, artinya pemerintah mengintruksikan sesuai kondisi. Artinya bagi warga masyarakat yang akan menikahkan anaknya, untuk ditunda dulu, April ini khususnya. Kami anjurkan untuk ditunda, karena ini harus disikapi juga untuk masyarakat,” jelas Herman Yatim, Senin (6/4/2020).

Sementara itu menurut Herman Yatim tidak ada perizinan akad nikah yang sudah diajukan sebelum April, sehingga harus ditunda saat ini.

“Tidak ada di Kabupaten Seluma. Kalau sesuai peraturannya, sepuluh hari sebelum pelaksanaan akad nikah itu data sudah masuk,” tambahnya.

Kemenag menyatakan, bulan sebelum ramadhan atau setelah Idul Fitri memang kerap dijadikan masyarakat, untuk menggelar akad nikah maupun resepsi. Pihaknya pun meminta masyarakat untuk bersabar dulu, hingga wabah Covid-19 berhasil diatasi di Indonesia.

Adapun sebelum keputusan penundaan izin akad nikah diberlakukan, warga di Seluma tetap diperbolehkan menggelar akad nikah dengan syarat hanya dihadiri maksimal sepuluh orang. Sedangkan untuk resepsi tidak boleh dilakukan karena dapat membuat berkumpulnya banyak orang. Sejumlah kegiatan resepsi pernikahan di Seluma sudah dibatalkan oleh pihak keluarga. [IT2006]