PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Seorang karyawan lepas PT. JOP, Awang (29) Desa Tanjung Kemenyan Kecamatan Napal Putih telah hanyut di Sungai Muara Santan.

Saat dikonfirmasi pedomanbengkulu.com Kades Gembung Raya, Suparno membenarkan kejadian tersebut. Iamengatakan kejadian bermula pada saat korban hendak menyeberangi sungai dengan menggunakan sampan pada Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 13.00 Wib, kemudian di tengah-tengah sungai sampan yang dinaiki korban terbalik akibat arus sungai yang deras di lubuk sungai Ketahun dan mengakibatkan korban hanyut.

“Benar pak, cuman sebenarnya bukan warga desa Gembung Raya pak, tapi dekat desa saya, kependudukannya masih di Jawa Barat pak,” ungkap Suparno, Kades Gembung Raya, Sabtu (4/4/2020).

Korban saat ini masih dalam proses pencarian yang dilakukan oleh warga dan keluarga korban dan rencananya malam ini tim Basarnas Bengkulu akan ikut dalam pencarian korban tenggelam tersebut.

“Telah dilakukan upaya proses pencarian oleh warga dan keluarga korban, namun sampai dengan saat ini korban belum ditemukan,” pungkasnya. [Sugeng]