PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kinerja Satuan Anggota Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu patut diacungi jempol. Pasalnya, setelah mendapatkan laporan adanya peristiwa pengeroyokan oleh empat orang terduga pelaku terhadap dua orang korban, di kawasan Kelurahan Sawah Lebah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu hingga mengakibatkan satu orang korban tewas akibat luka tusuk atau tikam menggunakan senjata tajam. Tak butuh waktu lama, belum sampai 24 jam Anggota Satreskrim Polres Bengkulu berhasil membekuk dua dari empat terduga pelaku dan saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Bengkulu.

Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrin Polres Bengkulu AKP Yusiady saat diwawancarai, Senin (13/4/2020) mengatakan dua dari empat terduga pelaku pengeroyokan yang berhasil ditangkap yakni S dan R. Keduanya ditangkap di kediamannya.

Terduga pelaku S saat peristiwa terjadi melakukan pemukulan terhadap kedua korban. Kemudian untuk terduga pelaku R saat peristiwa terjadi yang melakukan penusukan terhadap korban.

Pengeroyokan hingga berujung penikaman tersebut kata Yusiady, diawali ketika itu kedua korban hendak pergi ke pasar mengantarkan barang dangannya dan kedua korban bertemu dengan empat terduga pelaku yang saat itu sedang duduk-duduk di pinggir jalan. Melihat empat terduga pelaku dipinggir jalan, mereka di klakson oleh korban, diduga empat terduga pelaku ini tidak terima sehinnga terjadilah cekcok mulut dengan korban dan terjadilah pengeroyokan tersebut hingga mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia.

“Untuk penangkapan terduga pelaku ini setelah kejadian esok harinya 1 kali 24 jam berhasil ditangkap,” kata Yusiady.

Yusiady menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi ada empat orang terduga pelaku namun yang berhasil diamankan masih dua orang sedangkan dua terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Sedangkan untuk ketelibatan kedua terduga pelaku yang masih dalam pengejaran yaitu melakukan pemukulan terhadao korban.

“Antara korban dan para terduga pelaku ini tidak saling kenal. Dan untuk kedua terduga pelaku yang diamankan masih kita periksa,” jelas Yusiady.

Yusiady membeberkan, dalam kasus ini pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi dan berdasarkan ketengan saksi memang mengarah kepada kedua terduga pelaku yang sudah diamakan.

“Status kedua terduga pelaku masih dalam pemeriksaan, namun jika nanti dalam pemeriksaan itu unsur pidananya memenuhi maka akan ditetapkan sebagai tersangka,” terang Yusiady.

Yusiady menambahkan, pihaknya menghimbau kepada kedua terduga pelaku yang masih dalam pengejaran agar menyerahkan diri kepihak kepolisian dan pihaknya berharap kepada keluarga terduga pelaku untuk ikut membantu dalam hal ini.

“Akan kami terima apabila keluarga menyerahkan secara baik-baik kepada kami dan kami terima itikad baik keluarga apabila ingin membantu kami terkait dua orang yang masih melarikan diri ini,” tegas Yusiady. [Anto]