Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong- Sebagai upaya untuk mendorong tetap berjalannya perekonomian, terjadinya pengurangan produksi dan menghindari resiko bertambahnya pengangguran di Rejang Lebong dampak dari penyebaran Covid-19, Pemda Rejang Lebong mulai tanggal (4/4/2020) melakukan penghapusan pajak daerah dan retribusi selama 3 bulan yakni dari bulan April-Juni 2020.

“Saya sudah menadatangani penghapusan pajak daerah dan retribusi daerah dan ini akan berlaku selama 3 bulan yakni dari April – Juni. Pajak yang dihapus sementara ini yakni Pajak Restoran, Pajak Hotel, Pajak Hiburan dan Retribusi pasar. Artinya omzet pelaku usaha dalam 4 bidang ini selama tiga bulan tidak dikenakan pajak dan retribusi,” kata Bupati.

Terpisah, penurunan pendapatan sudah dirasakan oleh pengusaha baik usaha kecil menengah maupun pelaku usaha perhotelan. Diungkapkan Mario General Manager Hotel Golden Rich 88 penurunan tamu sudah terjadi sejak awal Maret 2020 bahkan beberapa agenda yang sebelumnya sudah dijadwalkan oleh pemerintah maupun swasta yang menggunakan Gedung serbaguna hotel tersebut tepaksa ditunda dan sebagian membatalkan acara

“Penurunan Okupasi di Hotel Golden Rich 88 Sudah terjadi sejak awal Maret, jika sebelumnya Okupasi kita mencapai 70-80 persen per hari sekarang ini paling tinggi 20 persen. Dari 46 kamar yang kita miliki paling terisi 3-5 tamu. Bisa dikatakan dari bulan maret, pendapatan palin banter hanya menutupi biaya operasional hotel.” katanya.

Di tempat berbeda, Bude Sri salah seroang pelaku usaha rumah makan di jalan Sukowati juga menyampaikan bahwa sejak terjadinya Pendemi Virus Corona ditambah keluarnya surat Edaran pemerintah agar masyarakat diimbau agar berdiam dirumah, omset penjualannya ikut menurun

“Sekarang ini makanan yang kita siapkan jarang sekali habis, kala sebelum adanya virus Corona ini, penjulan kita antara Rp2,5 juta-Rp3 juta per hari. Sekarang ini paling tinggi penjualan kita hanya Rp1,5 Juta. kalau dihitung untung tidak lebih dari Rp300 ribu sedangkan kita juga mempekerjakan orang,” kata Bude Sri.  [JulkifliSembiring]