Warga menutup akses jalan RT 21 Lingkar Timur, Kota Bengkulu

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Masyarakat dalam memotong rantai penyebaran Corona Virus (Covid-19) mulai memberlakukan Lockdown secara mandiri dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19, serta mengimbau pada warga untuk tidak menerima tamu selama Covid-19 mewabah, Kamis (2/4/2020).

Hal ini disampaikan oleh Tumijan selaku mantan Ketua RT 21 Lingkar Timur, ia mengatakan Aksi Lockdown yang dilakukan warga tersebut telah disepakati bersama oleh warga RT 21 Lingkar Timur karena menurut warga jalan mereka sering digunakan sebagai jalan alternatif pegawai dan pengunjung Rumah Sakit M Yunus (RSMY), dimana rumah sakit tersebut merupakan rujukan pasien COVID-19.

“Pagi tadi kami dibantu oleh pak Indra Sukma melakukan penyemprotan disinfektan, karena udah steril kami warga RT 21 kompak untuk menutup akses masuk, dari 2 pintu, 1 yang mengarah Sidomulyo dan 1 lagi simpang 4 taman remaja kami tutup sementara, agar warga kami masih bisa keluar masuk,” jelasnya Tumijan.

Ditempat yang sama, Ramlan, warga setempat menyampaikan aksi penutupan jalan ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran covid-19, dimana provinsi ini sudah masuk zona merah, artinya sudah ada yang Positif.

“Penutupan akses jalan sudah kesepakatan dan kami sudah laporkan dengan walikota melalui WhatsApp, bagi warga yang masih menerima tamu wajib lapor dan izin sebelumnya,” tutup Ramlan. [Soprian]