PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyatakan satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni saat konferensi pers, Senin (27/4/2020) mengatakan, ada 1 PDP meninggal meninggal hari ini yaitu M, laki-laki umur 60 tahun warga Kota Bengkulu. Keluhan demam, batuk berdahak, lemas, dan sesak. Hasil rapid test negatif Covid-19. Sebelum meninggal yang bersangkutan sempat dilakukan swab dan hasilnya masih menunggu.

“Jenazah yang bersangkutan dimakamkan sesuai prosedural penanganan Covid-19,” kata Herwan Antoni.

Herwan Antoni menjelaskan, kasus konfirmasi di Provinsi Bengkulu positif 8 orang, isolasi mandiri 2 orang, 4 orang dirawat di rumah sakit yaitu 3 orang di RSUD Kepahiang dan 1 orang di RS Bhayangkara.

“Kasus konfirmasi hingga kini yang meninggal 1 orang dan sembuh 1 orang,” ujar Herwan Antoni.

Herwan Antoni menerangkan, sementara untuk
jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 638 orang. Jumlah ODP selesai pemantauan sebanyak 547 orang. ODP masih dalam pemantauan 91orang.

“Jumlah tambahan ODP hari ini ada 4 yang terdiri dari Kabupaten Rejang Lebong 1 orang dan Lebong 3 orang,” ucap Herwan Antoni.

Herwan Antoni menyatakan jumlah sampel yang diperiksa di labolaturium 99 sampel, sampel yang positif 10 sampel dari 8 orang. Sedangkan sampel negatif 54 orang, kemudian jumlah sampel yang proses pemeriksaan 35 orang.

Sedangkan, untuk jumlah rapid tes yang sudah dilakukan sebanyak 2084 rapid tes. Jumlah rapid tes negatif 2062, jumlah rapid test positif 13 orang. Jumlah rapid tes positif data masuk hari ini 9 dari Kabupaten Mukomuko. Mereka merupakan karyawan RSUD Kabupaten Mukomuko dan sudah dilakukan Swab ke 1 dan ke 2, Swabnya dikirim ke Labolaturium Universitas Andalas Padang Sumatera Barat.

“Saat ini mereka diisolasi di RSUD Kabupaten Mukomuko dan kondisinya stabil,” terang Herwan Antoni.

Kasus konfirmasi 2 yang sembuh yakni HN saat ini kondisinya stabil dan masih menjalani isolasi mandiri. Pasien konfirmasi 3 dan 4 saat ini masih menjalani isolasi mandiri dan hasil swab masih positif. Kasus konfirmasi 5,6 dan 7 dirawat di Kepahiang dan kondisinya stabil.

“Kontak Tracking sudah dilaksanakan di Kepahiang dan sudah dilakukan rapid tes kepada 18 orang dan hasilnya negatif. Sedangkan pasien konfirmasi 8 di Kota Bengkulu masih di rawat di RS. Bhayangkara dengan kondisi stabil,” ungkap Herwan Antoni.[Anto]