Walikota Bengkulu H Helmi Hasan.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Kerisauan akan terjadinya guncangan ekonomi dan sosial dampak dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 di seluruh dunia membuat Walikota Bengkulu H Helmi Hasan dirundung duka.

Hal itu mendorongnya selaku kepala daerah mengambil inisiatif untuk menyumbangkan seluruh gajinya untuk penanganan Covid-19 di Kota Bengkulu.

Komitmen yang sama segera diikuti wakilnya, Dedy Wahyudi.

Kepada jurnalis media ini, Walikota yang terkenal konsen dalam usaha memakmurkan masjid ini mengimbau agar seluruh pejabat di Kota Bengkulu melakukan hal yang sama.

Tak lama berselang, imbauannya ini diikuti oleh empat pimpinan yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bengkulu.

Diantaranya adalah Kepala Dinas Perhubungan Bardin, Plt Kepala Bapelitbang Firman Romzi, Kepala BPKAD Arif Gunadi yang segera diikuti oleh Kepala Bidang Aset BPKAD.

Gaji mereka telah diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu untuk disalurkan kepada warga Kota Bengkulu yang paling terdampak terhadap Pandemi Covid-19.

“Sudah lama kita mendapatkan gaji dari rakyat, mobil dinas dari rakyat, pakaian dinas dari rakyat, perjalanan dinas dari rakyat, rumah dari rakyat, sudah saatnya hari ini kita kembalikan apa yang berasal dari rakyat kembali kepada rakyat,” Helmi Hasan mengatakan, Senin (6/4/2020).

Walikota yang terpilih tanpa proses kampanye ini menhimbau agar solidaritas sosial besar-besaran digalang di seluruh Kota Bengkulu untuk menghindari krisis sosial dan ekonomi lebih lanjut.

“Selama Covid-19 ini seluruh gaji Walikota insya Allah untuk rakyat agar rakyat Kota Bengkulu bisa bahagia,” tegasnya.

Ia selaku Walikota Bengkulu juga mengimbau kepada segenap Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu juga melakukan hal yang sama.

“Demi menggapai rida Allah, demi menghadirkan kebahagiaan untuk rakyat Kota Bengkulu meski di tengah-tengah wabah Covid-19 karena ini adalah cita-cita kita bersama,” demikian Helmi Hasan.

Sebelumnya, Helmi juga telah memutuskan berbagai kebijakan yang terkait dengan upaya penanggulangan Covid-19 seperti penggratisan PDAM, retribusi parkir dan pasar, serta menggratiskan angsuran Dana Bergulir Satu Miliar Satu Kelurahan (Samisake).

Sebelum akhirnya diputuskan Presiden Joko Widodo, Walikota Helmi Hasan juga mendorong agar negara menggratiskan listrik untuk rakyat kecil.

Saat ini masyarakat yang mengeluhkan sulitnya memenuhi kebutuhan pangan telah meluas. Hal ini merupakan dampak langsung akibat pembatasan sosial yang diinstruksikan oleh pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19. [Muhammad Qolbi]