Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Utara – Pencarian korban tenggelam seorang warga Tasikmalaya bernama Awang (29) di Desa Tanjung Kemenyan Kecamatan Napal Putih tepatnya di Sungai Muara Santan terus dilakukan. Hingga hari ketiga pencarian, Minggu (5/4/2020) korban belum juga ditemukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah ditelusuri ternyata Awang bukan merupakan pegawai PT JOP. Menurut keterangan Suparno, Kades Gembung Raya, korban merupakan warga Tasikmalaya yang mengurus kebun yang berada di wilayah PT JOP.

Suparno mengatakan pencarian dihari kedua dilakukan oleh Basarnas Bengkulu, Polsek Napal Putih, Camat Napal Putih, dan dibantu masyarakat. Tetapi pada hari ketiga pencarian sejak Jumat (3/4/2020) korban belum juga ditemukan. Pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai dari PT Alno divisi 6 sampai ke hulu sungai menggunakan perahu karet. Tim Basarnas tidak dapat sampai Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena kondisi sungai yang curam.

“Menyusuri sungai ada yang jalan kaki, ada yang menggunakan ban dan berenang ke hilir sungai. Sedangkan tim Basarnas menyusuri sungai dari PT. Alno divisi 6, ke hulu sungai menggunakan perahu karet, cuma terkendala dengan kondisi sungai yang ada terjunnya, jadi mereka tidak bisa menuju TKP, dan mereka saat ini kembali ke hilir dan mendarat di Desa Tanjung Kemenyan,” ungkap Suparno.

Rencananya pencarian akan dilakukan esok hari dan tim pencarian korban tenggelam yang merupakan warga Tasikmalaya tersebut bertambah dengan kedatangan Tim SAR Curup.

“Pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari sampai korban diketemukan, dan saat ini di rumah saya ada tim SAR dari curup 8 orang yang akan membantu pencarian untuk esok sampai korban diketemukan,” pungkasnya.[Sugeng]