PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengikuti diskusi virtual bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), para pakar dan beberapa pemerintah daerah bersinergi membangun ketangguhan pada level keluarga untuk hidup produktif dan aman di masa pandemi Covid-19 memasuki era ‘New Normal’.

Dikatakan oleh Direktur Pengembangan Strategi PB BNPB Agus Wibowo mengatakan, peran keluarga dianggap sangat sentral dalam penanganan krisis pandemi Covid-19.

“Saat ini di dalam penangan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat peranan Keluarga sangatlah sentral didalam penangan, selain memberikan layanan kesehatan dan bantuan ekonomi pemerintah dianggap perlu memberikan dorongan untuk menguatkan ketahanan keluarga di masa sulit,” jelasnya.

Dalam konteks ini, menurutnya, keluarga tangguh dalam memahami Covid-19 secara baik akan berdampak baik juga untuk pencegahan.

“Keluarga yang tangguh seperti mengetahui bagaimana cara mengetahui penularan, gejala, langkah pencegahan, serta cara penanganan Covid-19,” katanya.

Disampaikannya, kiat menghadapi era new normal adalah empat sehat lima sempurna, yaitu pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, olahraga dan tidur teratur serta makan makanan yang bergizi.

Jelang fase New Normal, Sekda Hamka Sabri mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mensosialisasikan dan membagikan masker gratis kepada masyarakat.

Selain itu sambung Hamka Sabri, masyarakat diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan melakukan physical distancing (jaga jarak) dan cuci tangan pakai sabun demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Nanti seluruh masyarakat diwajibkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah guna meminimalisir potensi penyebaran virus,” tuturnya.

Lanjutnya, pemerintah provinsi (Pemprov) Bengkulu sudah berkirim surat kepada pemerintah daerah.

“Gubernur Rohidin juga telah menyurati Bupati/Walikota untuk melakukan pengadaan rapid test minimal tiga persen dari jumlah penduduk masing-masing,” tutupnya. [Soprian Ardianto]