PedomanBengkulu.com, Seluma – Pemuda asal kecamatan Semidang Alas (SA) berinisial (AR) diamankan unit PPA Satuan Reskrim Polres Seluma. Ia diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada (19/5/2020) lalu.

Peristiwa tersebut dilakukan pelaku di salah satu pondok, yang berada di lahan persawahan gak jauh dari rumah pelaku. Pelaku yang bertetangga dengan korban, mengajak korban untuk pergi ke pondok pada malam hari. Ditempat tersebut korban yang masih berusia 12 tahun, kemudian mendapat perlakuan tidak senonoh dari pelaku.

“Antara pelaku dengan korban memang sering berkomunikasi menggunakan media sosial, dan mereka ini merupakan tetangga di desanya. Antara keluarga juga sudah mengenal” jelas Kapolres Seluma, AKBP. Swittanto Prasetyo, dalam pers rilis di Mapolres Seluma, Rabu (28/5/2020).

Perbuatan tersebut terungkap setelah korban bercerita dengan orang tuanya, yang curiga melihat perubahan sikapnya. Orang tua korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Seluma.

“Korban tiba tiba meminta maaf dengan orang tuanya, namun tidak menceritakan apa penyebabnya. Setelah itu orang tua meminta kekuarganya untuk meminta korban bercerita, sehingga terungkaplah perbuatan pelaku” jelas Swittanto.

Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, diduga peristiwa tersebut sudah terjadi dua kali ditempat yang sama.

“Sudah dua kali terjadi, tetapi yang sebelumnya pelaku tidak ingat kapan terjadinya, hanya jamnya saja yang sama” tambah Swittanto.

Pelaku dikenakan undang undang nomor 1 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dan saat ini terus menjalani pemeriksaan di Polres Seluma.

“Ancamannya minimal lima tahun, dan maksimal lima belas tahun penjara” tandas Swittanto. [IT2006]