Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Utara- Dalam rangka mengantisipasi membludaknya warga di dalam Kota Arga Makmur akibat adanya warga yang memaksakan keluar rumah, melakukan takbir keliling atau pawai keliling, walaupun sudah dilarang, Polres Bengkulu Utara melakukan penutupan lintas masuk Argamakmur. Penutupan akan dilakukan mulai pukul 16.30 wib sampai pukul 24.00 wib, Sabtu (23/5/2020).

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Anton Setyo Hartanto, SIK, MH melalui AKP Jufri, SIK selaku Kabag Ops Kapolres Bengkulu Utara mengatakan, keputusan diambil demi mengindari keramaian yang sangat dilarang oleh pemerintah demi memutus rantai penyebaran virus Covid 19.

“Maka Polres Bengkulu Utara mengambil kebijakan penutupan akses masuk kota Arga Makmur dan penutupan akses alun-alun Rajo Malim Paduko,” ungkap Kabag Ops Kapolres Bengkulu Utara.

Adapun titik-titik jalan yang akan ditutup atau selektif orioritas adalah penyetopan setelah simpang 3 Tanjung Raman untuk mengantisipasi dan memutarbalikkan pengendara kendaraan dari arah Kecamatan Arma Jaya dan Kecamatan Kerkap yang akan masuk ke Kota Arga Makmur.

“Penyetopan sebelum Tugu Motor, untuk mengantisipasi dan memutarbalikkan kendaraan yang datang dari Kecamatan Air Besi atau dari Gunung Selan,” ungkapnya.

Dirinnya menambahkan penyetopan juga dilakukan didepan SMK Negeri 01 Taba Tembilang untuk mengantisipasi dan memutarbalikkan kemlndaraan dari Kecamatan Padang Jaya dan Kecamatan Giri Mulya, serta penyetopan di depan perhubungan Gunung Selan untuk mengantisipasi kendaraan dari Kecamatan Lais dan Desa Gunung Selan sendiri.

“Dan malam ini juga kita akan melakukan penutupan Alun-alun Rajo Malim Paduko untuk memgantsipasi warga yang ingin berkumpul di Alun-alun baik itu untuk merayakan malam takbir maupun hanya untuk bermalam minggu serta personil Polres juga akan berpatroli keliling diseluruh kota Arga Makmur untuk memberikan imbauan pencegahan penyebaran Covid-19 serta pembubaran kerumunan,” pungkasnya. [Sugeng]