Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Warga yang masuk Kabupaten Rejang Lebong dari wilayah Zona Merah Covid-19 tampaknya masih juga belum surut. Berdasrakan data Dinas Kesehatan Rejang Lebong, hingga tanggal 27 Mei 2020 atau H+4 Idul Fitri, tercatat jumlah notifikasi mencapai 9730 Jiwa dengan status orang dalam pemantauan sebanyak 8 orang.

“Untuk Notifikasi di Rejang Lebong memang terus bertambah, namun penenambahan notifikasi ini paling banyak terjadi menjelang Idul Fitri, paska Idul Fitri jumlahnya mulai berkurang, dari tanggal 24 sampai 27 Mei hanya ada penambahan sebanyak 290 orang, kalau sebelum Idul Fitri rata-rata per hari jumlah notifikasi antara 150-200 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Syamsir.

Penurunan jumlah notifikasi paska Idul Fitri dipengaruhi ketatnya penjagaan yang dilakukan oleh aparat kepolisiaan di wilayah perbatasan terutama anatara Rejang Lebong dengan Kota Lubuk Linggau.

“Di awal-awal dibukanya Posko Covid-19 di wilayah perbatasan, pengawasan terhadap pendatang belum terlalu ketat, namun menjelang lebaran pengawasan terhadap pendatang mulai diperketat dan hanya warga yang ber KTP Rejang Lebong saja yang diperkenankan masuk, sebagian pendatang yang hendak ke Rejang Lebong yang hanya untuk mudik oleh pihak kepolisan diminta untuk putar balik, pengawasan ini tentu berpengaruh dengan jumlah Notifikasi,” kata Syamsir.

Syamsir juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap warga yang masung daftar notifikasi tersebut baik secara langsung melalui petugas kesehatan maupun melalui pemerintah desa dan kelurahan.

“Setiap haris petugas kita melakukan pengecekan warga yang masuk data notifikasi ini, pemantauan ini untuk melihat apakah ada yang memiliki gejala terpapar Covid-19 atau tidak. Ketika ada yang mengalami gejala maka petugas langsung melakukan pengecekan dengan mendatangi rumah warga tersebut. Pengecekan ini dilakukan dengan melaksanakan Rapid Test, dan semua yang masuk data notifikasi ini harus melakukan Isolasi mandiri di tempat tinggalnya masing-masing selama 14 hari,” tegas Syamsir

Syamsir pun menyampaikan hingga saat ini Kabupaten Rejang Lebong masih dalam satsus zona hijau, untuk warga yang masuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat selama lima hari ke belakang cendrung stabil yakni sebanyak 8 orang. [Julkifli Sembiring]