Walikota Bengkulu H Helmi Hasan, hari ini, Jumat (26/06/2020) bersama Dinas Pendidikan Kota Bengkulu memberikan bantuan kepada Zaki berupa seluruh peralatan masuk sekolah, seperti pakaian sekolah dan lain-lain.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Muhammad Latif Al-Zaki akhirnya bisa masuk sekolah seperti anak pada umumnya. Zaki sebelumnya dikhawatirkan oleh kedua orang tuanya tidak bisa sekolah karena faktor biaya. Dimana sehari-hari ibunya hanya mengajar ngaji dan bapaknya hanya berjualan minum dingin.

Hari ini, Jumat (26/06/2020) Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu memberikan bantuan kepada Zaki berupa seluruh peralatan masuk sekolah, seperti pakaian sekolah dan lain-lain.

“Terimakasih kepada Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Kepala Disdik Kota Bengkulu Rosmayetti, karena hari ini keperluan sekolah anak saya semuanya dibelikan,” ucap syukur Ibu Lia.

Tidak hanya seluruh keperluan masuk sekolah, Walikota Bengkulu Helmi Hasan juga memberikan berupa uang tunai kepada Zaki.

“Selain dibelikan pakaian dan lain-lain, Zaki juga diberikan uang sebesar Rp1.000.000 untuk nantinya jika ada keperluan yang lainnya,” singkat Lia.

Lia juga menyampaikan, tadi Walikota Bengkulu Helmi Hasan juga berpesan, apabila masih ada keperluan sekolah lainnya belum terpenuhi bisa menghubungi Walikota lagi.

“Tadi Walikota Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan jika masih ada keperluan sekolah Zaki yang lain belum terkecukupi, silahkan menghubungi kembali melalui WhatsApp,” kata Lia.

Sementara itu Walikota Bengkulu Helmi Hasan juga menyampaikan, di Kota Bengkulu tidak boleh ada yang tidak bersekolah, semuanya harus bersekolah.

“Di Kota Bengkulu tidak boleh ada anak-anak tidak bersekolah apalagi tidak sekolah faktor karena biaya,” ungkap Helmi Hasan.

Ini adalah komitmen Pemkot Bengkulu, bersama Helmi-Dedy disaat dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota.

“Ini kita lakukan sebuah komitmen kita saat dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota, seluruh harus wajib belajar,” pungkas Helmi.

Dilansir sebelumnya, bu Rumah Tangga (IRT) Jemi Lia Susanti (35) warga RT 15 Padang Serai yang bingung ingin menyekolahkan anaknya ke Sekolah Dasar (SD) 37 Kota Bengkulu, karena terkendala biaya dan akhirnya memberanikan diri melapor ke Walikota Bengkulu Helmi Hasan via WA.

Ibu Lia (35) sapaanya sehari-hari, yang bekerja sebagai Guru Ngaji ini memberanikan diri untuk menghubungi Walikota Bengkulu Helmi Hasan karena takut anaknya yang nomor dua Muhammad Latif Al-Zaki tidak sekolah seperti anak pada umumnya.

Setelah memberanikan diri menghubungi Helmi Hasan dan langsung di respon cepat Pemkot Bengkulu melalui Dinas Pendidikan, Nopri Waliha langsung menghubungi ibu Lia dan akan memastikan bahwa anaknya tersebut harus bersekolah seperti anak pada umumnya.

“Ibu tidak usah khawatir bahwa anak ibu tidak bisa bersekolah dikarenakan terkendala dari biaya, dan kamipun akan memastikan anak ibu akan bersekolah di SD tersebut, karena sesuai visi-misi Walikota Bengkulu Helmi Hasan, setiap anak itu tidak boleh tidak bersekolah, apa lagi terkendala dibiaya,” sampai Nopri Waliha. [Soprian Ardianto]