IST/Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Seakan tak hentinya menjadi momok, Pandemi Corona terus menghantui kehidupan. Tak hanya masyarakat kalangan menengah kebawah, bahkan pejabat pemerintah pun ikut merasakan efek pandemi tersebut.

Oleh sebab itu, Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra, S. Ag, MM akan melakukan antisipasi dini dan bersikap tegas, dalam Perekrutan Petugas Pemutakhir Data Pemilih (PPDP). Tidak lain, hal itu guna menetralisir indikasi perkembangan virus corona.

Baik di Provinsi Bengkulu, maupun diwilayah yang berada dibawah naungan KPU Provinsi Bengkulu.

“Jika ada yang terpapar covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan, maka dia (ppdp) akan diganti,” tegas Irwan, saat wawancara eksklusif pada Kamis (25/6/2020) siang.

Lanjut Irwan, pergantian secara langsung itu bukan sebagai bentuk intimidasi terhadap calon anggota PPDP. Melainkan, guna kepentingan instansi semata dalam menjalankan tahapan pemilukada.

“Karena masa kerjanya kan hanya sebulan ya, jadi kalau dia harus menjalani diisolasi maka tahapan itu akan tergangu,” tambahnya.

Selain itu, pria berkulit putih juga menjelaskan dalam proses perekrutan calon PPDP yang berjumlah 4341 akan mengutamakan protokol kesehatan. Serta, perekrutan yang telah berjalan sejak Rabu (23/6/2020) kemarin, akan dilaksanakan secara bertahap.

“Jika setiap kelurahan atau desa jumlah calon ppdp lebih dari 20, maka perekrutan akan dilakukan secara bertahap. Dan kita akan mengutamakan pola protokol kesehatan dalam prosesnya,” ujar Irwan.

Kendati demikian, para calon PPDP diharapkan untuk tetap fokus dan tidak mengabaikan persiapan dalam melakukan bimbingan tekhnis (bimtek). Sebab, intelektualitas yang dimiliki para calon PPDP juga menjadi syarat penting pada perekrutan tersebut.

“Kita estimasi, jumlah ppdp ini sama dengan jumlah tps yang ada. Dan nanti jika bimtek bisa dilakukan secara daring, kita lakukan. Jika tidak, akan kita lakukan secara tatap muka,” tutup Irwan. [Alvi]