PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Seorang pemuda inisial RA (22) warga Kelurahan Pondok Besi Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu terpaksa mendekam dibui setelah ditangkap Anggota Polsek Teluk Segara karena diduga membawa lari HP milik kekasihnya saat berada di Jalan Letda Abu Hanifah Kelurahan Bajak Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, Senin (22/6/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Kejadian tersebut berawal sekira pukul 09.00 WIB ketika itu korban bersama temannya keluar dari SMAN 06 Kota Bengkulu mengendari sepeda motor hendak pulang kerumahnya di Pondok Besi.

Setibanya di Jalan Sentot Ali Basyah simpang 4 Kelurahan Bajak Kecamatan Teluk Segara tiba -tiba dari arah samping kiri datang seorang terduga pelaku dengan memakai sepeda motor Honda Bead warna hitam dan memakai masker warna kuning tua memepet sepeda motor korban dan langsung menarik paksa Hp milik korban yang saat itu sedang di pegang oleh korban yang duduk di bonceng di belakang sepeda motor, dan terjadi tarik menarik Hp antara korban dan terduga pelaku, sehingga Hp korban berhasil di ambil oleh terduga pelaku dan terduga pelaku langsung melarikan diri ke arah Tengah Padang. Korban disitu langsung berteriak minta tolong dan saat itu warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar terduga pelaku dan sebagian memberitahukan ke Polsek Teluk Segara.

Selanjutnya Unit Opsnal Polsek Teluk Segara dengan mendapat informasi tersebut langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dengan ciri yang di beritahukan oleh warga yang melarikan diri ke arah Tengah padang dan terduga pelaku berhasil di tangkap beserta barang bukti saat itu sedang melintas di Jalan Letda Abu Hanifah Kelurahan Bajak dan Hp ditemukan dikantong celana terduga pelaku.

Polisi juga mengamankan barang bukti 1 Unit HP merk OPPO A1K Warna hitam, 1 Unit Sepeda Motor Honda Bead Warna Hitam, 1 buah Kunci kontak sepeda motor,1 buah Masker warna kuning tua, 1 buah kotak Hp merk OPPO.

Saat diwawancarai, Selasa (23/6/2020) RA mengaku ia terpaksa merampas HP milik korban dikarenakan korban tidak mau menemuinya. Terduga pelaku mengaku memiliki hubungan pacaran dengan korban.

“Urusan pribadi saya dengan cewek itu bang, saya memaksa mengambil handponenya. Karena saya mau bertemu, saya mengajak dia (korban) ke rumah paman saya, namun korban tidak mau dan pulang. Saat saya menyusul korban, warga telah menghadang saya,” kata RA.

Atas perbuatannya, terduga pelaku telah mendekam di tahanan Polsek Teluk Segara, dan dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan acaman maksimal 9 tahun penjara. [Anto]