Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Menyikapi adanya pemberitaan warga Sekayun Kecamatan Bang Haji, Bengkulu Tengah inisial WS (56) yang meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19 oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu pada Kamis, (28/05) bulan lalu. Kemudian selang satu hari usai pasien tersebut meninggal hasil swab ke-2 yang dikeluarkan dinyatakan Negatif Covid-19 melalui surat keterangan kematian yang dikeluarkan RS M Yunus, Jum’at (05/06/2020).

Terkait ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Kamis (11/6/2020) menjelaskan kasus tersebut adalah kasus 70 dan benar-benar kasus positif, dari RS M Yunus Bengkulu sudah menyatakan dan hasil konfirmasi langsung tadi bahwa kasus ini kasus positif.

“Jangan sampai nanti seolah-olah ada pemberitaan antara hasil yang diterima oleh RS. M Yunus Bengkulu dengan yang disampaikan keluarga itu tidak sama. Memang yang disampaikan keluarga itu adalah surat dinyatakan bahwa pasien tersebut meninggal. Meninggal ini memang tidak disebutkan dengan penyebabnya adalah Covid-19,” kata Herwan Antoni.

Herwan Antoni menambahkan, hasil lab yang bersangkutan adalah positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan PCR yang dilaksanakan di Lab RS. M Yunus Bengkulu sesuai dengan kronologis.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan mengatakan, penjelasan kasus 70 konfirmasi positif Covid-19 tersebut, yang bersangkutan masuk ke RS. M Yunus Bengkulu tanggal 26 Mei 2020 dengan keluhan, demam, mual, batuk. Merupakan rujukan dari salah satu Rumah Sakit di Kota Bengkulu. Rapid Test reaktif dengan hasil suspek TBC dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pada tanggal 27 Mei 2020 diambil Swab, dan tanggal 28 Mei 2020 pemeriksaan di RS. M Yunus Bengkulu dengan hasil positif Covid-19. Maka pada tanggal 28 Mei 2020 yang bersangkutan dinyatakan kasus konfirmasi dalam kasus nomor 70. Pasien dilakukan perawatan di ruang Fatmawati RS. M Yunus Bengkulu dan pada tanggal 5 Juni 2020 meninggal dunia.

“Terkait informasi yang menyatakan Pasien negatif Covid-19, maka dilakukan konfirmasi dengan pihak RS. M Yunus Bengkulu, ternyata pihak RS. M Yunus Bengkulu tidak menyatakan negatif pada kasus 70 tersebut,” ucap Jaduliwan. [Anto]