PedomanBengkulu.com, Seluma – Lima orang kepala sekolah di Kabupaten Seluma, mendapat teguran dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma. Teguran diberikan karena sekolah dianggap tidak mengindahkan imbauan pemerintah, untuk tidak melaksanakan kegiatan yang dapat membuat kerumunan orang.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma, Emzaili Hambali menyatakan, kepala sekolah yang ditegur tersebut karena masih melaksanakan kegiatan berupa meminta siswa mengambil kertas ulangan ataupun mengambil hasil ujian.

“Kami mendapat laporan, sejak hari senin ada pelajar yang masuk sekolah. Padahal kami sudah memberikan edaran ke sekolah agar tidak melakukan kegiatan dapat membuat berkumpulnya siswa. Siswa juga sudah kami liburkan sejak adanya pandemi” jelas Emzaili (12/6/2020).

Emzali menyatakan, sekolah dapat melakukan berbagai langkah, agar para siswa tetap mendapat penilaian, mulai dari pelaksanaan ulangan daring, pengantaran soal ulangan ke ke rumah siswa.

“Jika kedua pilihan tersebut tidak bisa dilaksanakan, sekolah tetap bisa menggunakan nilai nilai sebelumnya, untuk menentukan kenaikan kelas. Ini sudah kami sampaikan kepada sekolah melalui whatsapp, dan jangan sampai membuat kebijakan yang salah” jelasnya.

Dispendik akan memberikan sanksi kepada kepala sekolah, jika masih melakukan kesalahan serupa. Saat ini dispendik juga terus berkodinasi terkait kelanjutan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah. [IT2006]