PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tahun ini kembali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bengkulu atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan tahun 2019.

Penyerahan predikat LHP tersebut langsung diterima oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan didampingi Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto, di gedung BPK Provinsi Bengkulu, pada Rabu pagi (24/06/2020).

Disampaikan Dedy Wahyudi, Pemkot Bengkulu yang kedua kalinya menerima penghargaan WTP setelah di tahun 2019 juga mendapat opini WTP dari BPK.

“Alhamdulillah hari ini kerja keras semua pihak mulai dari walikota, wawali, sekda, seluruh OPD sehingga Kota Bengkulu meraih WTP lagi. Ini prestasi yang membanggakan dan patut kita syukuri. Apalagi Kota Bengkulu juga menerima penghargaan dari Kemendagri terkait lomba video inovasi daerah,” ujar Dedy.

Dedy, menjelaskan mengenai beberapa catatan dari BPK, Pemkot Bengkulu akan segera menindaklanjutinya dan melakukan evaluasi sesegera mungkin.

“WTP ini menjadi pelengkap kebahagiaan kita. Terkait ada beberapa catatan dari BPK Insya Allah segera kita tindaklanjuti dan pasti kita benahi,” kata Dedy.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bengkulu Andri Yogama menyampaikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan atas kewajaran penyajian laporan keuangan.

“BPK untuk tahun ini memberikan opini WTP. Jadi Alhamdulillah pemkot tahun ini masih dapat WTP. Kami berharap ini menjadi momentum untuk meningkatkan pengelolaan keuangan yang transparan. Apa yang dicapai sekarang tetap harus ditingkatkan,” sampainya.

Pejabat, kata Andri wajib menindaklanjuti atas rekomendasi yang telah disampaikan maksimal 60 hari terhitung LHP diserahkan.

“Pemkot sudah 72 persen lebih menindaklanjuti catatan BPK sebelumnya. Sudah cukup bagus tapi kami berharap ditingkatkan lagi. Minimal 85 persen penyelesaian tindaklanjut dari rekomendasi. Karena tindaklanjut ini berpengaruh kepada opini tahun depan,” demikian Andri. [Soprian Ardianto/Adv]