IST/Seorang warga sedang diperiksa dalam sebuah razia oleh petugas khusus penanganan Covid-19.

Amerika Serikat Masih Menjadi Negara dengan Kasus Tertinggi Covid-19

Penyebaran virus corona secara global, masih terus bertambah dari hari ke harinya.

Melansir data dari laman Worldometers, hingga Sabtu (20/6/2020) pagi, total kasus Covid-19 di dunia terkonfirmasi sebanyak 8.746.107 (8,7 juta) kasus.

Selain itu, sebanyak 461.760 di antaranya meninggal dunia dan 4.619.373 lainnya sembuh.

Dari jumlah tersebut, Amerika Serikat memiliki jumlah kasus tertinggi yaitu 2.294.952, jauh melebihi China tempat virus corona bermula yang hanya 83.325 kasus.

Terkait hal tersebut, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia hingga Sabtu (20/6/2020), masih terus bertambah.

Berdasarkan data pemerintah yang masuk hingga Sabtu pukul 12.00 WIB, ada 1.226 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total ada 45.029 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

“Kasus positif kita dapatkan penambahan kasus baru berdasarkan konfirm PCR Covid-19 bertambah 1.226 dan total jumlah positif menjadi 45.029,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Dr. Achmad Yurianto dalam konferensi pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta.

Adapun penambahan kasus tertinggi ada di provinsi Jawa Timur 395 kasus baru. Berikutnya, DKI Jakarta dengan 180 orang.

Kemudian, Sulawesi Selatan dengan 112 kasus baru, Jawa Tengah dengan 98 kasus baru dan Kalimantan Selatan 83 kasus baru.

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 17.883 orang, setelah mengalami penambahan sebanyak 534 orang.

Namun, masih ada kabar duka dengan masih adanya angka kematian pasien Covid-19.

Ada 56 pasien Covid-19 yang meninggal setelah mereka sempat dinyatakan positif virus corona.

“Sehingga totalnya ada 2.429 orang,” ujar Yurianto.

Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat untuk menekan penyebaran kasus Covid-19, dengan tetap berada di rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain dan memakai masker.

Sejumlah daerah mulai melonggarkan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB), salah satunya DKI Jakarta. Saat ini, Jakarta memasuki babak baru penanganan Covid-19. PSBB yang semula ketat mulai dilonggarkan.

Sejumlah sektor yang semula ditutup mulai dibuka kembali. Sejumlah aktivitas yang semula dilarang juga mulai diperbolehkan. Syaratnya, protokol pencegahan penyebaran Covid-19 tetap harus dijalankan. PSBB saat ini menjadi masa transisi menuju kenormalan baru (new normal), transisi menuju masyarakat yang sehat, aman, dan produktif. [Suci Kusuma]