Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Jajaran Sat Narkoba Polres Rejang Lebong bersama Polsek Bermai Ulu, berhasil meringkus pedagang antar kabupaten karena memiliki dua paket sabu.

Disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono melalu Kasat Narkoba Iptu Edy Suprianto, tersangka SO (28) warga Desa Sumberejo Transad Kecamatan Curup diamankan pada hari Rabu (10/6/2020) sekitar pukul 18.00 WIB di depan Mapolsek Bermai Ulu.

“Kita sudah memantau pergerakan tersangka ini selama 3 minggu, karena berdasarkan informasi, tersangka ini merupakan pemakai aktif Sabu-sabu dan sering mengajak rekan-rekanya di wilayah Bermaini Ulu mengkonsumsi Narkoba. Pada hari Rabu (10/6/2020) kita mencegat tersangka ini di depan Mapolsek Bermani Ulu ketika baru pulang berjualan di Argamakmur. Awalnya tidak ditemukan barang bukti, namun kita melakukan penggeledahan di rumahnya dan akhirnya kita temukan dua paket kecil narkotika golongan I jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna bening yang disimpan di dalam kotak dan dimasukan ke dalam jaket. Kita juga menyita satu buah botol yang digunakan sebagai bong untuk mengkonsumsi Sabu ini serta uang sebanyak Rp 12 juta lebih. Semua barang bukti ini diakui tersangka adalah miliknya,” kata Kasat.

Kasat menyampaikan, pihaknya masih mendalami peran tersangka ini, apakah sebagai pengedar atau hanya sebagai pemakai

“Berdasarkan keterangan tersangka, ia hanya sebagai pemakai, namun kita tidak langsung percaya karena informasi yang kita peroleh, tersangka ini sering mengkonsumsi sabu ini bersama rekannya dan kita juga curiga, uang yang kita amankan dari tersangka ini adalah hasil penjualan Narkoba. Kita lihat saja seperti apa perkembanganya,” ujar Kasat.

SO sendiri ketika dikonfimasi menyampaikan bahwa ia telah mengkonsumsi Sabu-sabu selama 6 bulan terakhir, barang tersebut didapatkanya dari wilayah Padang Ulak Tanding.

“Dalam seminggu rata-rata saya belanja 2-3 kali, Sabu ini saya konsumsi dan terkadang bersama teman-teman, kalau dikonsumsi bersama teman, biasanya kita beli patungan, untuk 1 paket sabu seharga Rp 500 ribu,” kata SO.

Pengakuannya, ia mengkonsumsi barang tersebut sebagai penambah stamina terutama ketika hendak menyetir mobil untuk berjualan ke wilayah Bengkulu Utara.

“Saya sehari-hari bejualan sayur mayur ke Bengkulu Utara pak, agar kuat begadang dan menyetir, saya mengkonsumsi Sabu-sabu. Untuk minggu ini saya sudah dua kali belanja, masing-masing dengan harga Rp 500 ribu,” pungkas SO. [Julkifli Sembiring]

barang bukti