PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Belum lama ini dua orang warga Kota Bengkulu yang merupakan Pasangan Suami Istri (Pasutri) positif Covid-19 atau virus Corona meninggal dunia dan diindikasikan kluster pasar. Namun berdasarkan penelusuran yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Bengkulu dipastikan pasangan suami istri yang meninggal positif Corona bukanlah Kluster Pasar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Selasa (23/6/2020) mengatakan, pasutri tersebut bukanlah kluster pasar, melainkan tempat tinggal yang bersangkutan kelurahannya dekat dengan pasar dan bukalah pedagang pasar ataupun kesehariannya beraktifitas di pasar.

“Yang bersangkutan meninggal juga ada penyakit menyerta,” kata Herwan Antoni.

Herwan Antoni menyebutkan, berdasarkan penelusuran yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bengkulu memang ada 6 orang kluster baru yakni kluster pasar.

“Kluster baru ini merupakan dari kasus 101 yang sering beraktifitas di piasar serta pengembangan kasus dari salah satu karyawan Bank yang ada di Panorama,” ucap Herwan Antoni.

Diketahui, pasangan suami istri yang meninggal positif Corona tersebut untuk sang suami adalah SA yang merupakan kasus 104 dengan keluhan sesak napas dan meninggal dunia pada 17 Juni 2020. Sedangkan sang istri adalah IN yang merupakan kasus 112 umur 62 tahun, tidak ada keluhan meninggal dunia pada Sabtu malam 20 Juni 2020. Selain itu, anak pasangan suami istri tersebut juga dinyatakan positif yaitu kasus 113, perempuan, umur 40 tahun, tidak ada keluhan saat ini diisolasi mandiri di rumah. [Anto]