Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemeriksaan terhadap tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu, tampak menjadi tamparan keras terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

Pasca pemeriksaan itu, tanpa menunggu banyak waktu Pemprov Bengkulu langsung melakukan evaluasi.

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto menjelaskan, pihaknya tengah menanti hasil pemeriksaan dari pihak Bawaslu. Serta, akan melakukan pembinaan khusus terhadap ketiga ASN yang terlibat kepentingan pemilu.

“Nanti kita lihat dulu perkembangannya. Jelas, kita akan melakukan pembinaan,” ujarnya, kepada PedomanBengkulu.com pada Selasa (30/6/2020) siang.

Gotri menambahkan, pembinaan terhadap ketiga oknum ASN itu akan dikembalikan ke Kepala Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD), tempat mereka bernaung. Bahkan, pihaknya pun hendak menyurati seluruh UPTD mengenai netralitas dalam menghadapi Pilkada 2020 mendatang.

“Pengawasan dan pembinaan dikembalikan kepada kepala UPTD masing-masing. Kita akan menyurati seluruh kepala UPTD untuk melakukan sosialisasi tentang netralitas pemilu,” ungkap Gotri.

Mengingatkan, beberapa waktu lalu Bawaslu melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang ASN Pemprov Bengkulu. Pemeriksaan secara tertutup itu, dilakukan lantaran Bawaslu mengendus adanya keterlibatan ASN dalam Pilkada 2020 mendatang.

Menurut isu yang beredar, satu dari tiga ASN yang diperiksa itu juga menjabat sebagai kepala di salah satu kantor dinas provinsi. Ketiganya, berinisial JD, SR dan BR. [Alfi]