Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno

PedomanBengkulu.com, Kaur – Terkait akan di terapkan new normal di Kabupaten Kaur dan tentu pembangunan akan segera dilaksanakan baik bangunan pemerintah maupun swasta untuk itu Polres Kaur tegaskan kepada masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan baik bangunan pemerintah maupun swasta harus menggunakan bahan matrial seperti pasir, batu harus didapatkan dari tambang yang berizin atau legal.

Hal itu di katakan oleh Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno kepada media di ruang kerjanya pada Senin (29/6/2020).

“Saya ingatkan kepada masyarakat agar menggunakan bahan bangunan dari Kuari atau tambang galian C yang telah memiliki izin sesuai dengan UU pertambangan,” Puji Prayitno mengatakan.

Di Kabupaten Kaur hingga saat ini belum terlalu banyak tambang galian C namun menurut puji sudah cukup untuk menampung kebutuhan pembangunan di kabupaten Kaur.

“Dengan menggunakan bahan bangunan dari Kuari Legal berarti telah ikut serta dan pembangunan di kabupaten Kaur selain dari itu agah mudah memantaunya,” Kapolres menambahkan.

Diketahui ancamannya cukup berat bagi masyarakat yang mengambil bahan bangunan dari tempat ilegal dan menjual belikan tanpa izin, karena sesuai dengan pasal 161 UU no 4 tahun 2009 tentang pertambangan akan di ancam dengan penjara selama 10 tahun begitu juga bagi masyarakat yang menghalangi serta mengganggu aktifitas tambang yang telah berizin akan di hukum 1 tahun penjara sesuai dengan pasal 162.

Untuk itu Kapolres mengharapkan kepada masyarakat agar tidak mengambil bahan material dari tempat yang ilegal. [Sirat]