Kadis Dukcapil Lebong, Elva Mardiana.

PedomanBengkulu.com, Lebong – Kendati pun secara resmi sudah membuka layanan online kepengurusan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk). Kenyataannya, jumlah pelayanan tatap muka masih mendominasi dari seluruh pengajuan layanan Adminduk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebong. Hal tersebut dibenarkan Kepala Disdukcapil Kabupaten Lebong, Elva Mardiana kepada PedomanBengkulu.com Kamis (29/6/2020) siang.

Dikatakan Elva, salah satu alasan kenapa masih tingginya jumlah masyarakat Lebong yang mengajukan pengurusan Adminduk
secara langsung. Salah satunya terkendala jaringan internet dilokasi tempat tinggal warga, kemudian belum meratanya penggunaan telepon genggam jenis Android dan alasan lainnya.

“Kebanyakan masyarakat masih suka datang langsung, untuk mengurus Adminduk ke Kantor dengan berbagai alasan. Makanya jumlah pengajuan Adminduk ke kita secara tatap muka masih mendominasi,” ucapnya.

Ditambahkan Elva, sejak diberlakukannya pelayanan Adminduk secara online di Disdukcapil Lebong, hingga 29 Juni 2020, sudah tercatat sebanyak 2.262 pelayanan secara online. Sedangkan untuk jumlah pengajuan tatap muka sebanyak 8.337 pelayanan. Bentuk pelayanan ini meliputi semua pengajuan kepengurusan Adminduk, meliputi pelayanan KTP, KIA, Akte Kelahiran, hingga pengajuan perubahan data untuk warga pindahan.

“Salah satu alasan masih tinggi angka pelayanan tatap muka, masih ada daerah yang tidak maksimal jaringan internet. Pengurusan Adminduk urgent untuk mengurus BPJS karena ingin berobat dan belum semua masyarakat melek teknologi,” bebernya.

Namun, lanjutnya, pihaknya tetap akan selalu memberikan pelayanan secara maksimal, baik itu secara online maupun secara tatap muka. Apalagi Kabupaten Lebong saat pandemi Covid-19 ini masih dalam zona hijau. Jadi tetap melayani tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Disdukcapil Lebong sudah menyampaikan pengumuman ke masyarakat terkait pelayanan online. Kami juga tidak berhak menolak, jika masyarakat lebih senang mengurus Adminduk secara langsung,” pungkasnya.[Supriyadi]