PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Anggota DPD RI Hj Riri Damayanti John Latief memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah memutuskan untuk memperpanjang penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak pandemi virus corona Covid-19 hingga Desember 2020.

“Saya berharap kebijakan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang kini telah nyata begitu terpukul dengan Covid-19. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik dan benar,” kata Riri Damayanti, Rabu (3/6/2020).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menjelaskan, bantuan tersebut juga sangat diperlukan oleh masyarakat agar daya belinya tidak semakin merosot.

“Saya terima keluhan merata dari mulai petani, nelayan, sopir, sampai kuli bangunan. Sama-sama kita awasi dan mudah-mudahan bantuan yang terus diberikan oleh pemerintah maupun oleh kaum dermawan bisa tepat sasaran,” ungkap Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini juga mengingatkan kepada calon penerima bantuan untuk bersikap jujur mengenai kelayakannya menerima bantuan.

“Kalau sudah dapat jangan mengaku belum. Apalagi kalau ternyata sebenarnya mampu, tapi tetap menerima bila diberikan bantuan. Baik berupa uang, atau sembako. Mari bersikap jujur,” pesan Riri Damayanti.

Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu ini berharap semua perangkat terkecil di pemerintahan seperti RT/RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat dilibatkan dalam pendataan sehingga yang menerima bantuan benar-benar orang yang layak.

“Ajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi aliran bantuan dalam bentuk apapun. Kalau ada penyelewengan, hukum berat,” tegas Riri Damayanti.

Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai juga berharap pemerintah daerah tidak pelit dalam mengalokasikan anggaran bantuan dari APBD. Menurutnya, saat ini adalah momen yang sangat baik untuk berbuat banyak bagi masyarakat.

“Jangan hanya mengandalkan Dana Desa dan bantuan pusat. Jangan sampai ada masyarakat di Bengkulu yang hidupnya susah tapi nggak dapat bantuan. Minimal bisa untuk membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok,” demikian Riri Damayanti.

Sampai saat ini, jumlah Covid-19 terus meningkat. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona bertambah di Indonesia pada Rabu (3/6/2020).

Sejak kemarin, Selasa (2/6/2020), pasien Covid-19 bertambah 684 kasus sehingga total pasien positif hingga Rabu pukul 12.00 WIB mencapai 28.233 kasus.

Pun demikian, jumlah pasien yang sembuh bertambah 471 orang. Total pasien sembuh sampai saat ini menjadi 8.406 orang.

Pada hari ini, orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah berjumlah 48.153 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 13.285 menyebar di 418 kabupaten/kota seluruh provinsi di Indonesia. [Muhammad Qolbi]