PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Masyarakat saat ini masih ragu mengenai masa depan dunia pasca pandemi Covid-19 lantaran hingga kini belum ada yang dapat memprediksi kapan virus yang belum ditemukan vaksinnya ini akan lenyap dan berhenti menginfeksi manusia di seluruh negara.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menuturkan, tak bisa dipungkiri bahwa saat ini banyak orang yang mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam menerapkan kehidupan baru atau new normal pasca penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan karena kurva penyebaran Covid-19 di seluruh daerah masih tinggi.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, sistem kesehatan yang ada di Indonesia harus memadai, apalagi di daerah-daerah pelosok. Hal yang mengerikan akan terjadi kalau sistem kesehatan kita tidak segera dibenahi,” kata Riri Damayanti, Jumat (12/6/2020).

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana BKKBN Provinsi Bengkulu ini menjelaskan, ia terus memperoleh keluhan mengenai kenaikan iuran BPJS karena memberatkan khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Pemerintah daerah harus ambil peran untuk meringankan biaya berobat warga yang kurang mampu. Saya selaku Senator tidak akan bosan meningatkan pemerintah pusat untuk membantu Bengkulu mengembangkan pelayanan kesehatannya,” ungkap Riri Damayanti.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini optimis seluruh kepala daerah tidak akan bersedia mengobarkan nyawa rakyatnya dengan tetap membiarkan daerah-daerah pelosok belum memiliki sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.

“Kita baru menghadapi satu virus dan sejak dulu virus-virus yang lain juga sudah sering membuat dunia panik. Ke depan kita tidak tahu pandemi apa lagi yang akan terjadi Sistem kesehatan kita harus siap,” tegas Riri Damayanti.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI ini menambahkan, pemerataan petugas medis antara daerah kota dan pelosok harus segera dibenahi oleh kementerian terkait.

“Saat ini rasio tenaga medis dengan jumlah penduduk masih begitu jauh dari ideal. Kemudian yang tak kalah penting, kita harus tetap kompak dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini dan terus tetap kompak hingga nanti,” demikian Riri Damayanti. [Muhammad Qolbi]