PedomanBengkulu.com, Lebong – Bupati Lebong H Rosjonsyah mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lebong untuk memiliki Saham Seri-B Bank Bengkulu. Ajakan itu sendiri disampaikan Rosjonsyah dalam acara Exspose Saham Seri-B Bank Bengkulu bersama Pemkab Lebong dan dihadiri sejumlah pengusaha Kabupaten Lebong. bertempat di Aula rumah dinas Bupati Lebong di kawasan Objek wisata Danau Picung Kabupaten Lebong, Selasa (30/6/2020) siang.

Dalam acara tersebut, tampak hadir Direktur Utama Bank Bengkulu Agus Salim, jajaran Direksi dan manajemen Bank Bengkulu, Kacab Bank Bengkulu Cabang Muara Aman serta dihadiri Kapolres Lebong, Ketua DPRD Lebong, Sekda Lebong dan sejumlah kepala OPD. Kemudian tampak juga sejumlah anggota DPRD Lebong dan perwakilan perusahaan yang terdapat di daerah Kabupaten Bengkulu Lebong dan pengusaha Kabupaten Lebong.

“Bank Bengkulu adalah bank milik daerah, secara tidak langsung adanya Expose saham seri B ini, maka saya mengajak seluruh pejabat maupun pelaku usaha di Kabupaten Lebong untuk memilikinya,” ungkap Rosjonsyah dalam sambutannya.

Ditambahkan Rosjonsyah, dengan memiliki saham Bank Bengkulu, secara tidak langsung ikut berinvestasi mengembangkan usaha, dan juga sebagai wujud mendorong Bank Bengkulu menjadi tuan rumah didaerahnya sendiri.

“Apalagi bank ini (Bank Bengkulu,red) adalah bank daerah dan mayoritas sahamnya pun adalah milik pemerintah daerah. Tentunya selain keuntungan pribadi, masyarakat juga ikut membangun daerah, karena hasil deviden ini juga menjadi PAD untuk pembangunan daerah,” ucapnya.

Sementara itu, Dirut Bank Bengkulu Agus Salim dalam kesempatan tersebut, menjelaskan apa keuntungan-keuntungan menjadi investor dengan membeli saham seri B Bank Bengkulu. Dan dirinya berharap para pengusaha ataupun masyarakat di Provinsi Bengkulu secara umum, bisa menjadi pemilik atau pemegang saham Seri-B Bank Bengkulu.

“Karena saham seri B ini memang bisa dimiliki perorangan, termasuk kami karyawan-karyawati dan manajemen Bank Bengkulu sudah membeli saham seri B,” sampai Agus.

Ditambahkan Agus, pihaknya tahu persis bahwa bisnis investasi kepemilikan Saham Bank Bengkulu keuntungannya sangat baik. Untuk itu sebelum dijual ke publik, sejumlah karyawan Bank Bengkulu juga sudah membelinya. Namun manajemen tetap mengutamakan adanya andil masyarakat untuk kepemilikan saham Bank Bengkulu. Jika hanya mengejar modal, bisa saja pihaknya menawarkan langsung kepada konglomerat nasional secara kolektif.

“Apalagi pertumbuhan Bank Bengkulu saat ini sangat baik dan kemampuan keuangan Bank Bengkulu sebagai bank daerah cukup bagus. Manajemen juga punya visi mengutamakan kontribusi pemerintah daerah dan masyarakatnya, bukan mengutamakan pemilik modal atau
bukan oleh korporasi secara personal. Karena kita ingin masyarakat punya rasa kepemilikan yang sama dalam mengembangkan usaha dan produk Bank Bengkulu,” bebernya.

Berdasarkan pantauan PedomanBengkulu.com, dalam acara Exspose tersebut Saham Seri-B Bank Bengkulu yang perlembarnya senilai Rp. 4 juta tersebut, ratusan lembar berhasil terjual yang didominasi pengusaha Kabupaten Lebong.[Supriyadi]