Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Keinginan Bupati Rejang Lebong agar RSUD Dua Jalur dapat melakukan Uji Swab sendiri dalam rangka pengaggulangan Covid-19 tampaknya membuahkan hasil. Sebelumnya Pemda Rejang Lebong telah mempersiapkan laboratorium dan peralatan untuk menguji Swab di RSUD dengan memanfaatkan Mesin Tes Cepat Molekuler untuk TBC (TCM-TB) yang sudah ada.

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Covid Rejang Lebong Syamsir, kepastian RSUD Curup diizinkan melakukan tes Swab tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI nomor HK.02.02NI 6664.

Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor: HK.01.07/ Menkes/234/2020 tentang Pedoman Pemeriksaan Uji ReaI-Tlme Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) bagi laboratorium di lingkungan rumah sakit dan laboratorium lain
yang melakukan Pemeriksaan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Kemenkes sudah memberikan izin untuk RSUD Curup melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan menggunakan alat Tes Cepat Molekuler Tuberkulosis. Sekarang kita tinggal menunggu Reagen dan cartridge mesin TCM itu dari kemenkes. Setelah dua alat tambahan ini dikirim maka kita sudah bisa melakukan tes Swab sendiri,” kata Syamsir.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Curup, Sopan Wahyudi mengungkapkan persiapan laboratorium yang ada telah mencapai 90 persen dan dalam waktu dekat ini sudah bisa dioperasikan.

“Untuk peralatan sendiri sudah siap, tinggal persiapan gedung yang sampai saat ini sudah mencapai 90 persen, tinggal pengerjaan sedikit lagi, dalam waktu dekat ini sudah siap,” kata Sopan.

Ditambahkan Sopan, laboratorium tengah dipersiapkan memiliki tiga ruangan betekanan negatif, ruang rawat, ruang operasi, ruang pemulasaran, IGD Covid, termasuk ruangan untuk pengujian sampel Swab.

“Gedung lab yang kita miliki ini termasuk canggih, untuk Bengkulu sendiri baru kita yang punya gedung lab yang terintegrasi, makanya kemarin pihak Kementerian Kesehatan juga heran karena untuk gedung seperti ini masih belum banyak yang punya,” kata Sopan.

Sopan juga menyampaikan, saat ini tenaga yang akan melakukan Uji Swab di RSUD tersebut sudah siap.

“Untuk tenaga kita memiliki 3 orang spesialis Patologi klinis dan tenaga analisis. Perkiranan kita, dalam sehari pengujian sampel Swab untuk Covid ini bisa menganlisa 40 sampel,” pungkas Sopan.[Julkifli Sembiring]