Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Utara – YS (21) warga Desa Air Tenang Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara yang kesehariannya berprofesi sebagai petani harus berurusan dengan polisi karena meyebarkan foto bugil di akun media sosial Facebook.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto, melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, mengungkapkan kejadian bermula pada tanggal 6 April 2020 sekira pukul 06.30 WIB, tersangka mengirimkan foto-foto bugil korban ke akun Facebook Bang Ananta.

“Pemilik akun Facebook Bang Ananta kemudian menyebarkan foto-foto bugil korban melalui messenger pada hari selasa tanggal 7 April 2020 ke Ira Anjani dan yang lainnya sehingga sampai ke orang tua korban,” ungkap Kasat, Kamis (11/6/2020).

Tak terima dengan perbuatan tersangka, orang tua korban melaporkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut ke Polres Bengkulu Utara. Pada tanggal 29 Mei 2020 Sat Reskrim Bengkulu Utara melakukan penangkapan oleh tersangka, dan tersangka ditangkap tanpa melakukan perlawanan.

“Bersama dengan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit handphone yang digunakan pelaku menyebarkan foto syur tersebut. Hingga saat ini petugas juga masih melakukan penyidikan guna pengembangan motif pelaku menyebarkan foto tersebut,” ungkapnya.

Tersangka dapat disangkakan Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan dengan ancaman penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). [Sugeng]