Pedomanbengkulu.com, Seluma – Pemerintah Kabupaten Seluma belum memberikan sanksi terhadap tiga orang kepala desa, yakni kades Padang Kelapo, Ujung Padang, dan Gunung Kembang. Padahal ketiganya akan diberi sanksi berupa pemberhentian, karena tidak mengindahkan surat keputusan Bupati untuk mengaktifkan kembali perangkat desa yang sudah mereka berhentikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seluma, Irihadi mengatakan pihaknya belum memberikan sanksi, karena masih menunggu keputusan dari Bupati Seluma. Kendati demikian ia menyatakan akan memberikan sanksi terhadap tiga kepala desa.

“Dalam waktu dekat SK (Pemberhentian) akan kami sampaikan, mungkin hari ini juga” jelas Irihadi (24/6/2020).

Irihadi kembali menyatakan, pihaknya tidak akan berkompromi terkait tindakan pemberhentian perangkat desa yang dilakukan kades. Langkah yang sudah dilakukan sudah sesuai aturan yang ada, sehingga kades tidak bisa sembarangan mengganti perangkat desa.

“Kita harus menegakkan aturan, bukan berarti kami tidak suka dengan perangkat desa yang baru. (Kalau) perangkat desa itu melaporkan kades kan jadi masalah baru, kami ingin kepala desa ini menaati prosedur dan aturan yang ada” jelas Irihadi.

Adapun sebelumnya Bupati Seluma sudah memberi batas waktu, agar kepala desa kembali mengaktifkan perangkat desa yang sudah diberhentikan hingga selasa (23/6/2020) kemarin. Namun diketahui kepala desa sudah melapor ke Ombudsman Perwakilan Bengkulu. [IT2006]