Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Tengah – Jalan Provinsi lintas Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara di Desa Sekatun Mudik kecamatan Bang Haji kembali ambruk setelah diperbaiki masyarakat secara swadaya beberapa tahun lalu dengan mengunakan beberapa pohon kelapa sebagai penahan jalan.

Melihat hal yang sama juga akan terjadi, masyarakat secara bersama-sama melakukan perbaikan kembali dengan peralatan dan bahan seadanya. Yakni kembali diperbaiki dengan menggunakan beberapa batang pohon kelapa sebagai penahan jalan yang ambruk tersebut.

Dijelaskan Hendri, salah satu masyarakat desa Sekayun Mudik. Perbaikan sengaja dilakukan manual dan gotong royong karena keterbatasan bahan dan tidak ingin berharap terlalu lama dengan janji-janji pemerintah.

“Ini jalan satu-satunya penghubung Desa Sekayun Mudik antar dusun lama dan dusun baru. sedangkan kami beraktivitas hanya jalan ini yang ada. Sedangkan masyarakat yang ingin ke puskesmas untuk berobat, ke pasar, ke kebun atau tujuan ke Bengkulu Utara pasti menggunakan jalan ini.
Dulu pemerintah sempat sudah ada kabar ingin memperbaiki jalan ini, tapi samapai saat ini nyatanya belum dan ini sudah kali kedua jalan ini ambruk,” jelas Hendri salah satu perwakilan masyarakat.

Sementara itu hal serupa juga dijelaskan Jaka seorang pedagang sayur yang melintasi jalan tersebut. Saat melintas motornya terpaksa ditahan dan digiringi masyarakat, agar tidak teperosok.

“Saya tadi Alhamdulillah dibantu masyarakat, makanya bisa melewatinya. Karena kalau saya paksa sendri, saya akan jatuh. Sayang mas kalau tidak diperbaiki, ini salah saatu jalan roda perekonomian daerah sini,” jelasnya.[Hendri Suwi]