Pedomanbengkulu.com, Seluma – Wakil Bupati Seluma, Suparto telah melakukan sidak ke gedung bekas Badan Diklat (Satpol PP) Kabupaten Seluma, di kelurahan Bunga Mas (2/6/2020). Hasilnya ditemui bahwa fasilitas gedung yang akan digunakan untuk isolasi pasien Covid-19 tersebut belum siap digunakan.

Fakta di lapangan, fasilitas berupa tempat tidur, listrik, air bersih, dan fasilitas lain belum terdapat di kamar kamar isolasi. Padahal gedung tersebut sebelumnnya sudah ditetapkan sebagai tempat isolasi sejak beberapa minggu lalu, yakni saat bulan ramadhan.

“Tempat isolasinya (kamar) masih banyak ini, (tetapi) tempat tidurnya belum ada, lampunya belum jelas, air apalagi, maka dinas kesehatan supaya segera melakukan (pembangunan fasilitas) ini, kasihan tenaga tenaga (kesehatan ) itu, kalau ini tidak terjamin bagaimana kita mau melaksanakan new normal,” jelas Suparto.

Suparto meminta penyediaan fasilitas untuk ruang isolasi ini dapat segera dilakukan oleh Dinas Kesehatan, karena anggaran sudah tersedia.

“Kemarin saya kontak pak Halim (Kepala BPKD Seluma) uang sudah ada, tinggal dinas (kesehatan) melaksanakan. Ini kasihan dokter dokter dan perawat yang menangani orang sakit, kalau semua tenaga kesehatan ini terkena (Covid-19) susah kita” jelas Suparto.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Arlan Aksa menyebut, anggaran untuk melakukan penyediaan fasilitas kamar isolasi sudah ada, namun masih menunggu usulan diterima. Adapun dana yang dibutuhkan tersebut sebesar Rp. 150 juta.

“Saat disidak oleh Wabup, sudah kami usulkan dana untuk perehaban. Banyak yang harus diperbaiki mulai dari tempat tidur, kamar mandi, intalasi listrik, dan ketersediaan air bersih” jelas Arlan (3/6/2020). [IT2006]