PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan sangat mengapresiasi Polres Bengkulu yang memiliki rencana dan inisiasi akan membentuk Kampung Tangguh Nusantara (KTN) di Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu. Nantinya akan dijadikan kelurahan percontohan yang pertama.

Saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Polres Bengkulu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan menyatakan sangat apresiasi betul serta akan mendukung sepenuh dari Pemerintah Kota Bengkulu.

Sebelum Walikota Helmi sudah mendengar penjelasan dari Kapolres Bengkulu AKBP. Pahala Simanjuntak tentang konsep bagaimana nantinya program pembentukan KTN, dan akan dijadikan kelurahan percontohan.

“Saya sangat senang karena memang Kota Bengkulu ini harus jadi yang pertama terus. Maka kampung yang diinisiasi Polres untuk dijadikan KTN, Pemkot Bengkulu sepenuh hati mendukung,” ujar Helmi.

Kampung tangguh, kata Helmi salah satu karakternya adalah seluruh warganya bahagia dan tidak ada masyarakat yang tidak diperhatikan oleh pemerintah. Pemerintah selalu hadir baik dalam suasana suka maupun duka.

“Tapi masyarakat kampung tangguh ini tidak hanya berharap dan tergantung kepada pemerintah. Harus saling gotong royong. Ketika ada persoalan, persoalan itu bisa secara mandiri mengatasinya,” sampai Helmi.

KTN ini nanti bisa disesuaikan dengan kearifan lokal dan situasi terkini di Kota Bengkulu.

“Tujuan KTN ini agar masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah tersebut termasuk masalah terkini seperti Covid-19,” katanya.

Ditempat yang sama Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, menyampaikan program KTN ini sebenarnya mengadopsi dari Provinsi Jawa Timur yang telah membuat suatu kegiatan untuk memutus mata rantai Covid-19 dengan membuat kampung tangguh nusantara.

“Di Bengkulu ini kita jadikan sebagai pilot project kita mulai di salah satu kelurahan dulu dan nanti kita berkolaborasi dengan seluruh elemen untuk mengedukasi masyarakat agar sama-sama bisa melakukan pencegahan Covid-19 di daerah atau wilayah mssing-masing,” jelas Pahala.

Ia melanjutkan, latar belakang pembentukan KTN ini karena Covid-19 berdampak luas terhadap kehidupan sosial ekonomi. Oleh karena itu pemerintah perlu melakukan upaya-upaya yang maksimal sehingga dari pihak kepolisian pun membuat konsep program KTN.

“Maka perlu upaya bersama untuk membangun ketangguhan masyarakat untuk mencegah Covid-19,” kata Pahala.

Diketahui Rakor pembentukan KTN dalam rangka Harkamtibmas dan pencegahan Covid-19 di wilayah Kota Bengkulu. Hadir Camat Kampung Melayu, Danramil Kampung Melayu, seluruh kapolsek dan bhabinkamtibmas. [Soprian Ardianto/Adv]