PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tak henti-hentinya melakukan pencarian terhadap nelayan dikabarkan sejak 10 Mei lalu belum pulang dan dikabarkan hilang, hari ini Selasa (02/06/20) Walikota Bengkulu Helmi Hasan ikut langsung dalam pencarian keempat nelayan warga Kota Bengkulu yang belum pulang tersebut.

Di dalam pencarian keempat nelayan tersebut Helmi Hasan bersama tim Basarnas melalui jalur udara menggunakan helikopter milik Basarnas.

Disampaikan oleh Helmi Hasan dalam penyelisiran pencarian korban menggunakan helikopter yang dikendalikan oleh Pilot Letkol (Pen) Akhmad Mulyono.

“Dari penyisiran yang memakan waktu hampir satu jam, bersama tim basarnas belum menemukan kapal Bundo Kandung yang digunakan oleh keempat nelayan tersebut,” jelas Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

Helmi melanjutkan, proses pencarian akan terus dilakukan menggunakan jalur darat, laut dan air. Ia berpesan kepada pihak keluarga nelayan agar bersabar dan berdoa kepada Allah.

“Tadi kita sudah melakukan pencarian. Kita sudah berputar-putar di atas mencari kapal nelayan yang belum pulang. Kita sudah melakukan usaha maksimal. Bukan hanya menggunakan kapal tapi juga helikopter,” sampai Helmi.

Pencarian hari ini, kata Helmi, kita belum menemukan kapal yang hilang semenjak 10 Mei yang lalu, dan pencarian ini akan terus dilakukan bersama dengan Tim dan Basarnas.

“Hari ini kita belum berhasil menemukan warga yang hilang dalam pencarian ikan, tadi memang ada beberapa kapal ketika kita memutar dan kita lihat dan ternyata bukan kapal yang kita cari,” ujar Helmi.

Diiketahui, keempat nelayan masing-masing Bahren warga Kelurahan Tanah Patah, Darmansyah dan Dimas warga Lempuing dan Buyung warga Skip. Keempat nelayan ini berangkat dengan satu kapal dari TPI tanggal 10 Mei menuju pulau Mego Sumatera Barat karena memang biasanya mereka mancing ikan sampai ke sana. Terhitung tanggal 20 Mei nelayan tersebut los kontak dengan pihak keluarga. [Soprian Ardianto]