PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Sebanyak 23 orang rekan kerja dan keluarga tenaga kesehatan warga Rejang Lebong yang terkonfimasi positif Covid-19 setelah dilakukan pengambilan Swab. Disampaikan juru bicara penaggulangan Covid-19 Rejang Lebong Syamsir yang juga menjabat kepala Dinas Kesehatan, Sempel Swab kontak erat pasien tersebut telah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk dilakukan Uji Lab.

“Ada 23 orang yang kita ambil Swab, 21 orang merupakan rekan kerja pasien dan 2 orang keluarga pasien. Sampel tersebut hari ini (2/7) sudah kita kirim ke Dinkes Bengkulu. Uji Sweb dilakukan di Provinsi karena ke 23 orang tersebut masuk katagori OTG, sedangkan Lab di RSUD Dua Jalur ditunjuk Dinkes Provinsi untuk pengujian Swab ODP dan PDP,” kata Syamsir, Kamis (2/7/2020).

Ditambahkan Syamsir, uji Sweb konfirmasi terhadap pasien Positif Covid Rejang Lebong tersebut, pada hari Rabu 1/7 sudah dilakukan di Lab RSUD Dua Jalur dan hasilnya tetap positif.

” Kemarin kita melakukan uji coba Lab yang ada di RSUD dan kita menguji 4 sampel yakni 1 pasien positif covid, 1 sampel dari yang sebelumnya dinyatakan Rekatif Rapid Test dan Dua Sampel lainya. Untuk pasien yang reaktif rapid test hasil Swabnya negatif begitu juga dengan 2 sampel lainya,” kata Syamsir.

Syamsir juga menambahkan, kondisi tenaga kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut sudah membaik namun saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.

” Kondisi pasien sudah membaik, sebelumnya Ia mengalami batuk dan demam, namun untuk memastikan tidak terjadi penularan maka kita masih melakukan perawatan di RSUD dengan kontrol dari tenaga kesehatan, dalam beberapa hari kedepan kita akan kembali melakuka Uji Swab konfirmasi untuk mengetahui apakah pasien ini sudah sembuh atau masih harus dirawat,” pungkas Syamsir

Sebelumnya (Rabu 1/7) berdasarkan rillis Gugus Tugas penanganan Covid 19 Provinsi Bengkulu menyampaikan satu orang perempuan berusia 25 tahun yang berprofesi sebagai Tenaga Kesehatan (Nakes) di salah satu Klinik Swasta Kota Curup terkonfimasi positif covid-19 setelah dilakukan uji swab. [Julkifli Sembiring]