PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu melakukan kunjungan ke ke Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia, dalam rangka usulan usulan bantuan mesin program konversi BBM ke BBG untuk kapal penangkapan ikan bagi nelayan Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur dan akan diberikan pada tahun 2020 ini.

Dikatakan oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan usulan program tersebut seluruhnya diakomodir oleh KESDM Dirjen DMI untuk mendorong program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG), dalam upaya pemerintah untuk memberikan solusi penyediaan energi alternatif yang ramah lingkungan khususnya kepada para nelayan. Adapun penyaluran bantuan 348 paket peralatan (mesin) perorangan.

“Konversi BBM ke BBG untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran terdiri dari beberapa komponen, yakni mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya.” ujar Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Kadis DKP dan Sekwan serta Kominfosan pada Selasa (28/7/2020).

Ditempat yang sama Kepala DKP Kota Bengkulu Syafriandi mengatakan, dengan diakomodirnya usulan tersebut, diharapkan mampu memberikan kemudahan akses energi dan memberikan pilihan kepada para nelayan atas sumber energi yang dipergunakan.

“Usulan program ini bertujuan untuk menghemat pengeluaran biaya bahan bakar nelayan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Syafriandi, menambahkan dengan konversi BBM ke BBG ini dapat menghemat bahan bakar lebih, kalau menggunakan BBM nelayan bisa menghabiskan 7-8 liter/hari, sedangkan menggunakan satu tabung gas 3kg bisa bertahan 10 jam 1-2 hari, ini jelas sangat menguntungkan bagi nelayan nantinya. Ujarnya

“Dengan bantuan 348 paket peralatan mesin serta tabung gas 3kg ini dapat mensejahterakan nelayan-nelayan yang ada di kota Bengkulu dan kabupaten kaur.” Pungkasnya.

Diketahui kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit BBM ke BBG sesuai Perpres No.38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Penangkap Ikan bagi Nelayan.

Kriteria tersebut antara lain adalah nelayan yang memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT) dan memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP). [Soprian]