Hj Riri Damayanti John Latief

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Hari ini, Rabu 22 Juli 2020, Korps Adhyaksa merayakan hari ulang tahunnya yang ke-60. Lembaga ini lahir sebagai lembaga yang mandiri pada 22 Juli 1960 dengan dasar Surat Keputusan Presiden RI No 204/1960.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Hj Riri Damayanti John Latief pada kesempatan ini mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-60. Ucapan ini ia tujukan kepada setiap anggota Kejaksaan Republik Indonesia yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara.

“Sukses buat Kejaksaan RI. Semoga antara DPD dan Kejaksaan dapat terus bersinergi membangun negeri. Apalagi dalam keadaan pandemi sinergisitas sangat diperlukan oleh kedua institusi ini,” kata Riri Damayanti, Rabu (22/7/2020).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengungkapkan, selaku anggota MPR RI, ia siap untuk senantiasa bekerjasama dengan Korps Adhyaksa untuk melakukan penyuluhan hukum di tengah-tengah masyarakat.

“Penyuluhan hukum ini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kejahatan. Karena ketika kesadaran masyarakat terhadap hukum meningkat, kejahatan akan berkurang,” jelas Riri Damayanti.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI ini menjelaskan, usia 60 tahun telah membuat Kejaksaan RI sebagai sebuah lembaga yang matang dan profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Tentunya tantangan-tantangan yang dihadapi Kejaksaan ke depan semakin banyak. Begitu banyak peraturan dan perundangan yang berubah dari waktu ke waktu. Tapi saya optimis, Kejaksaan kita akan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan tanpa pandang bulu,” papar Riri Damayanti.

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur ini juga berharap agar Korps Bhayangkara ini setia mengawal pemerintah untuk mensejahterakan rakyat, tanpa mampu dipengaruhi oleh campur tangan politik dan ekonomi.

“Bukan hanya Kejaksaan, ketika sudah menyangkut rakyat, semua lembaga harus lepas dari pengaruh politik dan ekonomi dalam memberikan keadialan seadil-adilnya bagi seluruh warga negara sesuai dengan undang-undang dan peraturan perundangan,” demikian Riri Damayanti.

Dilansir dari laman Kominfo, setelah era reformasi, Kejaksaan yang merupakan elemen penting dalam penegakan hukum di Indonesia ini terus berupaya memperbaiki diri menjadi lembaga yang lebih mandiri dan bebas dari intervensi.

Untuk memperkuatnya, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991 pun diperbaharui menjadi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 yang pada Pasal 2 Ayat (1) ditegaskan bahwa Kejaksaan Republik Indonesia merupakan lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara dalam bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang.

Pada tahun ini, Korps Adhyaksa secara serentak se-Indonesia melaksanakan bakti sosial sebagaimana instruksi Jaksa Agung RI sebagai salah satu upaya meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. [Muhammad Qolbi]