PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Penyidik Polres Rejang Lebong yang sebelumnya telah menerima berkas pengaduan dari Gakumndu terkait pemalsuan dukungan pasangan perseorangan Calon Bupati Wakil Bupati Rejang Lebong Samsul Efendi – Hendra Wahyu Diansyah telah selesai melakukan penyidikan. Pada hari Jumat malam (24/7/2020) sekitar pukul 23.00 WIB, pihak Polres melimpahkan berkas perkara pemalsuan dukungan tersebut ke Kejaksaan Nergi Rejang Lebong yang dilaksanakan di Sentra Gakkumndu di Dwi Tunggal. Pennyerahan berkas perkara tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono kepada Kajari Rejang Lebong Conny Tonggo Masdelima SH disaksikan Ketua Bawaslu Rejang Lebong Dodi Hendra Supiarso.

“Seperti yang sudah kita lihat malam ini, sudah diserahkan berkas perkara dari Polres ke Kejaksaan, selanjutnya pihak kejaksaan akan melihat apakah berkas ini sudah lengkap atau seperti apa, waktunya ada 3 hari kerja,” kata Dodi, Jumat (24/7/2020) malam.

Ditambahkan Kapolres, untuk penerapan pasal dugaan pemalsuan dokumen dukungan tersebut, yang disangkakan yakni pasal 184 Undang-Undang nomor 8 tahun 2015. Pasal 184 tersebut berbunyi setiap orang yang dengan sengaja memberikan keterangan yang tidak benar atau menggunakan surat palsu seolah-olah sebagai surat yang sah tentang suatu hal yang diperlukan bagi persyaratan untuk menjadi Calon Gubernur, Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, Calon Walikota, dan Calon Wakil Walikota, dipidana dengan pidana penjarapaling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah) dan paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah)

“Pasal yang kita kenakan masih tetap yakni pasal 184. Kita juga berharap pelaksanaan seluruh tahapan pilkada direjang lebong ini berjalan aman untuk terciptanya situasi yang sejuk. Saya juga berharap rekan rekan media juga ikut menciptakan situasi yang menyejukkan melalui pemberitaan untuk terciptanya situasi yang kondusif, makanya kita perlu kontribusi dari semua pihak termasuk rekan media,” kata Kapolres.

Sebelum dilakukan pelimpahan berkas perkara dugaan pemalsuan dokumen dukungan tersebut, Bawaslu, Kapolres dan Kajari Rejang Lebong telah melakukan pembahasan terkait berkas perka tersebut dari pukul 18.30 WIB dan pembahasan baru selesai sekitar pukul 23.00 WIB dan langsung dilakukan penyerahan bekas perkara yang termuat dalam 1 bundel bersampul warna merah. Dari pantauan di Sentra Gakkumdu Rejang lebong tidak terlihat, Polres Rejang Lebong tidak terlihat melakukan penyerahan tersangka yakni Samusl Efendi dan Hendra Wahyudiansya. [Julkifli Sembiring]